Pages

Selasa, 16 April 2013

HUT Yayasan Bukit ZION

Semakin Matang di Usia 45 Tahun

FOTO : REZA/FAJAR

POTONG KUE. Para petinggi Yayasan Bukit Zion memotong kue sebagai puncak perayaan hari ulang tahun yayasan.

SUASANA ramai terlihat di gedung sekolah Yayasan Bukit Zion, yapps suasana ramai terlihat di gedung tempat SD dan SMA Zion terletak. Seluruh warga yayasan baik pengurus yayasan, guru, siswa, hingga oran tua siswa beramai-ramai menghadiri perayaan HUT Yayasan Bukit Zion ke 45,  Sabtu, 23 Maret lalu.

Berbagai kegiatan dikemas menarik dan diisi oleh siswa sekolah Zion sendiri, seperti penampilan TK Zion yang piawai memainkan angklung, fashion show dari siswa SD, hingga aksi dance ala India dan Harlem Shake serta penampilan Willing Jazz dari siswa SMA. Seluruh hadirin yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini turut terpukau dengan aksi siswa-siswi ini.

Selain penampilan dari siswa acara ulang tahun yang baru pertamakali diselenggarakan secara besar-besaran ini juga diisi dengan kegiatan ibadah dan makan malam bersama, serta penyerahan doorprize bagi tamu yang hadir.

Menurut ketua Majelis Yayasan Bukit Zion, David Gautama, usia yang tidak muda  bisa menjadi simbol kematangan. "Umur 45 tahun harusnya menjadi simbol kematangan, nah untuk itulah diharapkan usia ini bisa berbanding lurus dengan mutu yang telah dihadirkan oleh sekolah," ungkapnya.

Nah, tidak lengkap rasanya jika perayaan ulang tahun tanpa kue ulang tahun. Yapss, pengurus yayasan pun kemudian memotong kue Ultah sebagai simbol puncak perayaan. Tapi bukan hanya itu pihak yayasan juga memberikan kue kepada orang-orang yang telah berjasa bagi yayasan. Seperti para mantan kepala sekolah hingga penjaga sekolah.

Menurut, Dr dr Efendi Lukas sebagai ketua panitia sekaligus ketua yayasan mengharapkan agar Zion mampu melewati tantangan zaman. (rza-ndi/ars)

Selamat Ulang Tahun Yayasan Bukit ZION!! :))

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR 27 Maret 2013




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fotonya @rezakahlil

Fotonya @rezakahlil
Sayami Ini, Inimi Saya