Pages

Sabtu, 27 April 2013

Shadrina Zatulini Munaf (KUTEKS : Pilih Warna Sesuai Usia)

Pilih Warna Sesuai Usia



Shadrina Zatulini Munaf
Aktris


Dunia fashion emang gak ada habisnya utamanya fashion bagi remaja. Seperti yang kita ketahui memasuki masa puber, remaja mulai mencari cara untuk tampil oke. Beberapa di antaranya adalah tampil dengan gaya yang beda dari yang lain. Salah satunya lewat warna kuku.

Berbagai macam warna dari kuteks alias pewarna kuku tersebar dipasaran. Tapi kira-kira warna yang cocok digunakan remaja seperti apa sih? Nah, menurut Shadrina Zatulini Munaf atau yang lebih tenar disapa Nina Zatulini, warna yang cocok bagi remaja yaitu warna-warna natural dan muda.

"Kalau untuk digunakan sehari-hari sepertinya warna natural dan muda sepertinya cocok bagi remaja seperti cokelat muda atau yang bening. Beda kalau menghadiri acara, bisa pakai warna yang ngejreng seperti tosca, pink, ungu muda, dan sebagainya," ungkap pemain sinetron Si Biang Kerok ini.

Nah, ditanya soal remaja yang doyan pake pewarna kuku. Aktris Pemeran Drama Remaja Terfavorit UMI (2010) ini mengungkapkan jika remaja gak ada salahnya pakai cat kuku asal sesuai dengan umurnya.

"Pantes-pantes aja sih menurutku, makanya cari warna dan model yang gak ngejreng. Kalau mau tampil di acara sih lumrah aja pakai. Tapi kalau sehari-hari pilih warna bening aja. Intinya sesuaikan dengan umur lah," tutup cewek kelahiran Jakarta, 22 November 1991.(rza)

NB : Terbit di Halamn KeKeR FAJAR Jumat, 26 April 2013

Kamis, 25 April 2013

Savoxeel Gelar Festival Pop Rock

NURHADI/FAJAR
FESTIVAL.  Savoxel organizer membeberkan rencana festival musik pop rock yang akan digelar di Pantai Labombo, Palopo, saat bertandang di redaksi FAJAR, Rabu, 24 April.


MAKASSAR, FAJAR -- Dunia hiburan memang tak ada habisnya. Berbagai konser hingga festival pun acap kali dijadikan momen penting bagi mereka pencinta hiburan.

Salah satunya Savoxel organizer, wadah inspirasi bagi anak muda yang memiliki bakat di bidang musik siap menggelar festival musik untuk genre pop rock se-Sulsel.    

Rencananya acara ini akan digelar di objek wisata pantai Labombo, Palopo, 15 hingga 16 Juni mendatang.Menurut direktur Savoxeel Organizer, Marnitha Tipa event ini diadakan selain untuk menghimpun bakat-bakat musik di Sulsel, festival ini juga akan menjadi ajang promosi objek wisata Pantai Labombo.

"Festival ini event perdana kami, tak hanya itu ini juga sekaligus ajang promosi dari objek wisata Pantai Labombo. Karena banyak yang mengenal Labombo adalah tempat hiburan malam. Padahal di balik image-nya sebagai THM ada panorama pantai pasir putih yang tidak kalah indahnya," ungkap Nitha saat berkunjung di redaksi Harian Fajar, Rabu, 24 April.

Tidak hanya itu, dalam festival musik ini juga akan dirangkaikan dengan penampilan aksi sulap dari Ricky De Javu dan pesta kembang api. Tak ketinggalan aksi Flying Fox dengan membawa bendera sponsor di depan panggung utama. "Pokoknya kami akan memberikan aksi yang beda dari yang lain," tambah Nitha.

Festival musik ini sendiri dibuka untuk umum dan akan dimulai pada tanggal 12 Mei hingga 14 Juni di Basecamp Savoxeel Organizer, Jl Merdeka Kota Palopo. Peserta yang tampil pun dibatasi hanya untuk 30 band se-Sulsel. Rencananya festival band ini akan dihadiri oleh Loe Joe band sekaligus menjadi juri bagi peserta festival band. (rza/ars)


NB : Terbit di Halaman Entertainment FAJAR Kamis, 25 April 2013

Cegah Konvoi, Smapat Gelar Pentas Seni


FOTO : IST
PEDE. Siswa kelas XII SMAN 4 Makassar pede berjoget dan bernyanyi. Mereka menyelenggarakan pensi untuk menghindari konvoi usai UN.


UNTUK menghindari aksi konvoi di jalan dan coret-coret baju seragam setelah Ujian Nasional (UN), SMAN 4 Makassar (Smapat) mengadakan pentas seni dan bakti sosial, Selasa, 23 April lalu. Bertempat di lapangan sekolah ini, acara ini digelar atas kerja sama pihak sekolah dan OSIS.

Pentas seni ini dikhususkan bagi pelajar kelas tiga dan setiap kelas harus mengirimkan wakilnya minimal dua orang tiap kelas. Terdapat 18 siswa bertanding mempertunjukkan bakatnya dalam bernyanyi yang dinilai oleh guru-guru Smapat.

Ketua OSIS Smapat, Dwi Ayu Siti Hartina mengatakan, kegiatan ini diadakan untuk memberikan hiburan bagi siswa kelas tiga setelah UN. "Ini merupakan kegiatan tahunan yang bertujuan menghibur kakak kelas XII, selain pentas seni kami juga mengadakan bakti sosial di mana kakak kelas XII menyumbangkan seragam sekolahnya untuk disumbangkan," ungkap Dwi.

Nah, menurut kepala Smapat, Dra Hj Marhaeni MPd, kegiatan ini memang diadakan untuk mengantisipasi siswa Smapat untuk tidak mengadakan konvoi dan aksi coret baju setelah mengikuti UN.(rza/ars)

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR Kamis, 25 April 2013

KKE Diikuti Sekolah dari Daerah



MAKASSAR,FAJAR - Antusias sekolah untuk mengikuti pameran koran dinding terbesar di Sulsel, KeKeR Koding Exhibition (KKE) 2013 cukup besar. Hal itu terlihat dalam technical meeting yang digelar oleh panitia KKE di FAJAR Room Graha Pena Lantai 4 Sabtu, 20 April.

Technical meeting ini dihadiri 137 peserta yang mewakili 62 sekolah se-Sulsel. Technical meeting ini membahas semua regulasi lomba. Terdapat sembilan kompetisi yang akan dipertandingkan yakni, Koran Dinding 3 Dimensi, Band Competition, Dance, Jurnalis, Fotografi, Stand Up Commedy, Unique Dress Code, Duta KKE, dan Get Smart.

Ketua panitia KKE, Muhammad Fadhly Ali, mengungkapkan bahwa KKE 2013 ini berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya. Tahun ini kata dia, antusias sekolah untuk mengikuti event ini cukup besar. "Target kami sebenarnya hanya 50 sekolah SMP dan SMA yang ikut, tetapi karena peserta yang membludak, kami juga sempat kewalahan. Tapi kami bersyukur, minat pelajar sangat tinggi untuk ikut dalam kegiatan ini," ungkap Fadhly.

Sekolah dari daerah juga tak ingin ketinggalan, seperti dari Pangkep, Takalar, hingga Kabupaten Bone, juga ikut dalam technical meeting kemarin.Salah satunya, Basri yang merupakan pengajar di SMA Islam Athirah Boarding School Bone, jarak dari Bone ke Makassar yang cukup jauh, tak menyurutkan semangat Basri dan anak didiknya untuk ikut dalam even KKE.
"Say abru tiba dari Bone, technical meeting sangat penting untuk menjdai pegangan kami saat kompetisi nantinya,"ungkap Basri.(rza-ndi/kas)

NB : Terbit di Halaman Metro FAJAR Minggu, 21 April 2013

Dicuekin Sobat Bikin Bete!!

REPORTER: REZA KAHLIL-DIAN KURNIASIH
EDITOR: ARSYAD HAKIM



    HARI itu tidak seperti biasanya. Rina melangkah dengan semangat menyapa sahabatnya, Gadis, yang lagi duduk di kelasnya. Namun, saat Rina duduk di sebelah Gadis, sahabatnya itu langsung pergi meninggalkan dirinya tanpa berkata apa-apa. Wah, ada apa ya?? Kok sahabatnya tiba-tiba nyuekin dia. Nah, ada nggak SoKeRs yang pernah mengalami hal seperti itu? Tiba-tiba dicuekin atau malah justru nyuekin sobatnya sendiri.

    Melakukan aktivitas bareng sobat tercinta memang menyenangkan. Mulai dari belajar bareng, curhat-curhatan, hang out hingga sama-sama solving problem itu membuat kita menjadi saling membutuhkan satu sama lain. Tapi ada saat-saat di mana hal itu nggak terjadi.
    Seperti yang dirasakan Nur Liya, Sobat KeKeR (SokeRs) yang berasal dari SMKN 6 Makassar. Doi pernah punya pengalaman nyuekin sobatnya sendiri. Alasannya, karena Si Sobat hanya ada pada saat butuh bantuan dari dirinya. Bukan hanya itu aja, masalah yang sama yang selalu dibahas juga bikin dia bersikap cuek dengan sobatnya. 
    "Pernah nyuekin sobat soalnya doi bikin bete kalau butuh aja baru dekat banget, kalau tidak ya cuek bebek atau biasanya karena setiap hari bahas soal yang sama," aku cewek kelas X Jurusan pariwisata ini.
    Hal yang sama juga dirasakan salah satu SoKeRs dari SMPN 12 nih. Yup, Nurmuliasneny Musa mengaku biasa bersikap cuek dengan sobatnya karena sifat sobatnya yang terkadang enggan menegur dirinya ketika berpapasan.
    "Wah biasa juga sih saya cuek sama sahabat sendiri. Soalnya dia itu orangnya suka "LuDar" sih alias Lupa Daratan. Doi jarang menyapa duluan kalau ketemu," tutur cewek kelahiran Makale, 26 November 1999.
    Ada lagi nih cerita soal sikap cuek sahabat. Wendy Parimin, cowok yang masih tercatat sebagai siswa SMK Kartika mengungkapkan jika cuek dengan sahabat adalah hal yang biasa terjadi. Doi pun juga pernah merasakan hal demikian. Baginya, sahabat adalah segalanya walaupun terkadang sahabat melakukan kesalahan
    "Saya pernah nyuekin sahabat saya soalnya ada sifatnya yang kurang baik menurut saya. Walaupun begitu, saya tetap bersahabat dengan dia karena kehadiran seorang sahabat itu sangat berarti buat saya," jelas penyuka film Crows Zero ini.
    Cerita berbeda datang dari Gelvin Rangga Tanari. Cowok yang sehari-harinya menuntut ilmu di SMAN 18 Makassar, mengaku pernah dicuekin dan juga pernah cuek dengan sahabatnya.
    Gak ketinggalan Riska, siswi SMPN 1 Makassar ini juga pernah dicuekin gara-gara salah paham soal pacar. "Dicuekin? Pernah dan rasanya itu gak enak banget!," ungkapnya ke KeKeR.
    Nah, guys! Emang sih setiap orang gak ada yang suka dicuekin. Soalnya setiap orang butuh perhatian. Coba deh koreksi diri kamu siapa tahu memang ada kesalahan yang gak kamu sadari sehingga orang bersikap cuek sama kamu. Keep Smile Yah!!(*)

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR Kamis, 25 April 2013

Technical Meeting KKE 2013

Membludak, Peserta Siap Tampilkan yang Terbaik



REPORTER : REZA KAHLIL - TAMI IRWAN
EDITOR : ARSYAD HAKIM

BERBAGAI kejutan hadir di Technical Meeting KeKeR Kodinf Exhibition (KKE) 2013, Sabtu, 20 April lalu. Tidak hanya antusiasme peserta yang tinggi, peserta dari daerah pun rela datang dari jauh demi mengetahui regulasi seputar kompetisi pameran koran dinding terbesar di Sulsel ini.
    Tercatat sekira 62 sekolah akan berpartisipasi dalam even yang akan berlangsung dari 6 hingga 10 Mei di Ballroom Graha Pena Makassar ini. Dian Muhtadiah Hamna, selaku perwakilan dari redaksi Harian Fajar dalam sambutannya mengaku sangat mengapresiasi antusiasme peserta dalam kompetisi ini.
    "Melalui kompetisi ini, semoga semua peserta bisa bertarung sebaik mungkin. Karena itu, mengetahui dan memahami peraturan lomba sebelum bertanding, adalah salah satu persiapan yang penting," urai Dian yang juga merupakan redaktur KeKeR Sunday ini.
    Ketua Panitia, Muh Fadhly Ali yang tampil menjelaskan seputar aturan sembilan kompetisi yang akan dipertandingkan, yakni Koran Dinding 3D, Duta KKE, Jurnalistik, Fotografi, Band, Dance, Get Smart, Unique Dresscode dan Stand Up Comedy mengaku cukup kewalahan melayani pertanyaan dari sekitar 137 peserta Technical Meeting.
    Rezky Syamsuddin, perwakilan dari SMKN 7 Makassar mengaku sangat antusias dalam mengikuti lomba ini. Pengalamannya dalam mengikuti kompetisi ini tahun lalu, menjadi bekal utama untuk menampilkan yang terbaik tahun ini.
    "Semoga prestasi kami di KKE tahun ini bisa lebih baik dari tahun kemarin. Kami optimis dalam meraih gelar juara umum tahun ini," urai Ketua OSIS SMKN 7 Makassar ini.
    Bukan hanya siswa, Asyikin S.Ag, guru MTSN Model Makassar ini juga turut hadir dalam technical meeting. Asyikin terus melakukan pendampingan siswa mulai dari proses pendaftaran, persiapan hingga dalam kompetisi nantinya.
    "Tahun ini adalah kali pertama kami ikut kompetisi KKE. Karena itu berbagai persiapan sudah kami lakukan. Mental siswa juga sudah siap. Kami sudah siap berkompetisi," pungkasnya. (*)

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR Senin, 22 April 2013

Prestasi Siswa SMAN 18 Makassar

Si Cantik
yang Jago Kempo






NAMA : Bausari Ishak Putri Muhtar
Lahir : Makassar, 1 Agustus 1995
Sekolah : SMAN 18 Makassar

PRESTASI :
- Juara 2 Kempo Rektor Unhas Cup 2010
- Juara 3 Kempo Popda 2012
- Juara 3 Kempo Rektor Unhas Embu Berpasangan Campuran 2011
- Juara 3 Randori Putri Kelas 51 Kg Popda Antar Pelajar 2013
- Juara 2 Dance Competition Etios Falco Toyota
- Juara 3 Dance Competition Kings Floor


BERAWAL dari kegemarannya menonton film action, Bausari Ishak Putri Muhtar atau yang akrab disapa Putri ini kemudian tertarik menekuni olahraga beladiri. Yaps, Kempo adalah olahraga beladiri yang dipilih si cantik berambut panjang ini.
    Selain karena kegemarannya menonton film action. Dara kelahiran Makassar, 1 Agustus 1995 ini menganggap rasa persaudaraan yang dibangun di olahraga ini sangat tinggi.
    "Saya suka dengan Kempo sejak kelas 2 SMP, awalnya karena suka nonton film action lama kelamaan saya betah menekuni olahraga ini. Banyak hal deh yang bikin saya tertarik, salah satunya yah persaudaraan yang dibangun memang sangat tinggi," ungkap cewek yang bergabung di UKM Shorinji Kempo Unhas sejak 2009 ini.
    Nah, cewek yang juga hobi ngedance ini tak lupa membagikan tips-tipsnya untuk bisa sukses dan berprestasi di usia belia. Kerja keras dan optimis merupakan kunci keberhasilannya.
    "Semua berawal dari kegagalan. Pertama kali ikut lomba saya tidak langsung menang. Tapi berkat tekad kuat dan usaha keras, Alhamdulillah saya bisa mengukir prestasi ini," tutur cewek yang akan mengikuti kejuaraan Popnas Kempo Juni mendatang. (rza-dyn/ars)

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR Sabtu, 20 April 2013

Fotonya @rezakahlil

Fotonya @rezakahlil
Sayami Ini, Inimi Saya