Pages

Kamis, 06 Juni 2013

Geng Motor Anarkis? Gak Gaul!!

REPORTER : REZA KAHLIL - NURUL IZZAH
EDITOR : ARSYAD HAKIM



Akhir-akhir ini kasus kejahatan yang dilakukan geng motor sangat meresahkan masyarakat. Bisa jadi sih hal ini dikarenakan perubahan zaman dan perkembangan teknologi yang membawa dampak besar bagi kehidupan remaja yang selalu ingin mencoba hal-hal baru dan berbau modern. Hmm, coba kita tanya pendapat Sobat keKeR soal masalah ini.

Nah, sebelumnya coba kita cari tahu dulu deh soal sejarah munculnya genk motor. Guys tahu tidak, Geng Sepeda Motor sudah ada di Jakarta sejak 1915 loh. Saat itu namanya Motorfietsrijders te Batavia. Sering perkembangan zaman dan meningkatnya jumlah kendaraan bermotor maka lahir lah klub-klub sepeda motor.

Tapi geng motor yang bertindak anarkis emang baru beberapa tahun belakangan muncul dan meresahkan masyarakat. Ada bahkan yang di antara mereka melakukan tindakan kejahatan. Hii serem yah!

Menurut Adrian Darmasaputra, siswa kelas XI IPA 1 SMAN 1 Maros geng motor memang sangat meresahkan masyarakat. "Munculnya geng motor kalau menurut saya diakibatkan pengaruh lingkungan. Remaja yang memang masih labil dan mau mencoba hal baru pastinya gampang buat dipengaruhi," ungkap cowok hobi fotografi ini.

Ungkapan senada diutarakan Nur Izzah Fuad. Menurut dara yang hobi bermain game ini, geng motor itu membuat resah. "Mereka kan sukanya balapan di jalan. Ya, menurutku itu mengganggu masyarakat. Intinya ulah mereka gak patut dicontoh," ungkap siswi kelas X1 SMAN 1 Maros ini.

Ahmar Sulaiman juga gak mau ketinggalan ngasih pendapatnya. Menurut cowok yang hobi sepak bola dan renang ini, genk motor itu diakibatkan pengaruh pergaulan lingkungan sekitar.

"Alhamdulillah kasus genk motor anarkis belum ada di kota saya, tapi harus antisipasi juga," ungkap siswa kelas XI IPA 4 Smansa Maros ini.

Kalau Nur Hidayah siswi kelas X9 SMAN 3 Makassar berpendapat, genk motor itu merugikan sekali, selain tindakan yang memang anarkis mereka juga gak taat peraturan lalu lintas.

"Risih banget deh dengan ulah mereka, karena mereka suka ugal-ugalan di jalan suka nikam orang pokoknya terganggu banget lah dengan perilaku mereka," kata dara kelahiran Makassar 5 Juni 1997 ini.

Hmm terakhir Andi Hidayatul Ummah juga mengaku risih dengan tindakan yang dilakukan oleh gang motor. "Gang motor itu mengganggu lalu lintas.Gak patut dicontoh," ungkap cewek yang berseragam SMPN 17 Makassar ini.

Wah, ada banyak pendapat nih soal geng motor. Rata-rata emang gak setuju ulah mereka. Intinya sih gak usah deh join ke dalam perkumpulan yang menimbulkan efek negatif, mendingan buat kegiatan positif selain dapat teman baru, kita kan juga bisa ikut eksis dan gaul tanpa perlu melakukan tindakan yang gak terpuji. Iya kan?? (*)

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR, Kamis 23 Mei 2013

Perpisahan SMAN 1 Maros

Kendi Ilmu sebagai Simbol Terima Kasih

REZA KAHLIL/FAJAR
PERSEMBAHAN. Fildzah Burhanuddin memberikan persembahan lagu saat penamatan dan perpisahan, Senin, 20 Mei. 

SETELAH melewati rangkaian proses belajar mengajar selama tiga tahun, akhirnya Senin, 20 Mei, siswa kelas tiga SMAN 1 Maros dilepas lewat acara perpisahan dan penamatan angkatan 2013 yang mereka sebut D'Thirteen Knights (Detik).

Bertempat di aula sekolah, 266 siswa kelas XII ditamatkan yang disaksikan guru dan orang tua siswa. Nah, dalam acara tersebut hadir pula kepala bidang kurikulum Disdik Maros, Drs H Ashar Salam MM.

"Buat siswa yang tamat kami ucapkan selamat meninggalkan masa-masa yang indah, kalian sudah meninggalkan bangku SMA. Sekarang saya juga mau tantang kalian dalam waktu tiga setengah tahun kedepan sudah ada yang melapor bahwa kalian sudah menyelesaikan pendidikan," ungkap Ashar di hadapan para siswa.

Dalam acara ini ada satu prosesi yang wajib dilakoni saat pesta penamatan tiap tahunnya. Mereka menyebutnya Kendi ilmu, di mana sekitar 30 siswa berprestasi baik akademik dan non akademik naik ke panggung mengucapkan rasa terima kasinya kepada guru-guru dan orang tua lewat syair.

"Kendi ilmu di sini intinya memberikan semangat kepada adik-adik. Selain itu ini menjadi cara untuk mengungkapkan rasa terima kasih siswa atas jasa-jasa guru mereka," ungkap Drs H Muslimin Zainuddin MPd selaku kepala sekolah.

Nah, ada yang sedikit menyita perhatian nih dari salah satu siswa yang ditamatkan, yakni Fildzah Burhanuddin Top 10 Miss Indonesia 2013 ini juga menjalani proses penamatan kemarin. Fildzah tentunya senang akhirnya bisa menyelesaikan pendidikan di bangku sekolah.  (rza/ars)

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR, Selasa 21 Mei 2013

Ujian Kompetensi SMK Muhammadiyah 2

Bekal Terjun ke Dunia Kerja

REZA KAHLIL/FAJAR
UJIAN KOMPETENSI. Kabid Pendidikan Menengah Disdik Kota Makassar, Ismunandar bersama Direktur PT Sinar Galesong, Felix Tandiawan, melihat peserta ujian kompetensi, Jumat, 17 Mei. 


UNTUK mengetahuai sejauh mana pengetahuan di bidang keterampilan merakit sepeda motor, siswa kelas kemitraan SMK Muhammadiyah 2 Bontoala Makassar mengikuti ujian kompetensi jurusan sepeda motor di PT Sinar Galesong Pratama, Jumat, 17 Mei.

Ujian yang diselenggarakan atas kerjasama SMK Muhammadiyah 2 Bontoala Makassar dan Suzuki ini diikuti sekitar 40 siswa kelas XII jurusan teknik sepeda motor.

Dalam pembukaan Ujian Kompetensi ini turut hadir Kabid Pendidikan Menengah Disdik Kota Makassar, Drs Ismunandar MM, Direktur PT Sinar Galesong, Felix Tandiawan, Dikdasmen wilayah Sulsel dan kota Makassar, Zainuddin MM, kepala SMK Muhammadiyah 2 Bontoala Drs H Natsir MSi dan beberapa elemen sekolah juga turut hadir dalam pembukaan kemarin.

Menurut Drs Ismunandar MM, ujian kompetensi ini bisa memberikan keyakinan kepada dunia industri untuk menerima tamatan yang berkualitas dan siap pakai.

"Ilmu yang didapatkan tidak cukup hanya melalui kegiatan belajar mengajar saja tetapi bagaimana mengenal langsung pertumbuhan industri dari berbagai perusahaan. Selain itu bagaimana akhlak dan mental yang sudah terasah menjadi modal untuk bisa menjalin kerja sama dengan dunia industri. Disinilah peran program ujian kompetensi ini," ungkap Ismunandar.

Nah, Felix Tandiawan direktur PT Sinar Galesong juga mengatakan, jika ujian kompetensi ini diharapkan bisa menjadi standar kompetensi dalam ujian teknik sepeda motor. "Siswa yang punya kompetensi tentunya punya peluang besar karena memang ada standar kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang tenaga mekanik," ujarnya.

Sementara Kepala SMK Muhammadiyah 2 Bontoala Makassar, Drs Natsir MSi mengharapkan siswa bisa memenuhi persyaratan yang diujikan dan memiliki kemampuan yang memang bisa dipakai oleh perusahaan. (rza/ars)

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR, Sabtu 18 Mei 2013

Remaja Taat Aturan Lalin, Peran Ortu Sangat Penting!

AKP Ernawati M
(Regident Satlantas Polrestabes Makassar) 



BAGI sebagian pelajar, taat terhadap peraturan lalu lintas sepertinya masih dianggap sepele. Contohnya saja dengan mengendarai kendaraan padahal sebagian besar pelajar belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Nah, menurut AKP Ernawati M, selaku Regident Satlantas Polrestabes Makassar, hal ini sangatlah membahayakan bagi para pelajar. Apalagi ketika membawa kendaraan di usia yang maih belia.

"Sangat membahayakan karena tingkat emosionalnya dalam berkendara belum bisa dikontrol. Kebanyakan pelajar kan memang membawa kendaraan dengan emosional, makanya banyak yang kecelakaan," ungkapnya.

Nah, Ernawati juga menambahkan, jika masalah ini sebenarnya kembali ke peran orang tua yang memberikan kendaraan kepada anak-anaknya padahal mereka belum cukup umur untuk bisa membawa kendaraan sendiri.

"Untuk masalah ini kita kembalikan ke peran orang tua, kenapa orang tua memberikan kendaraan kepada anaknya padahal sebelum menginjak umur 17 tahun belum boleh membawa kendaraan. Ini akan sangat fatal akibatnya," tutupnya. (rza/ars)

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR, Jumat 17 Mei 2013

Mengenang Masa Sekolah Bukan untuk Ditangisi

REPORTER : REZA KAHLIL -- AKSA ZUGITO
EDITOR : ARSYAD HAKIM



"Tiada masa paling indah masa-masa di sekolah. Tiada kisah paling indah kisah kasih di sekolah" Sobat KeKeR pasti pernah dong dengar penggalan lagu Chrisye tersebut. Emang benar ya, kata orang, masa terindah itu masa sekolah. Nah, kali ini KeKeR bakal ngebahas soal kenangan saat masih duduk di bangku sekolah.

Hampir semua orang pasti mengakui kalau masa SMA adalah masa paling indah dan punya sejuta cerita. Mulai dari melanggar aturan, cerita persahabatan, hingga masa-masa cinta pertama bersemi. Tak heran jika masa SMA selalu menyimpan kenangan yang tak terlupakan.

Nah, sama halnya Febriana Tri Hartina, siswi SMK Teknologi Tri Tunggal 45 Makassar ini punya pengalaman yang gak bakal dilupakan. Doi pernah suka sama salah satu guru muda di sekolahnya.

"Kalau ditanya soal kenangan masa sekolah, yang gak bakal aku lupakan itu pas suka sama salah satu guru muda di sekolah. Yah kita sih sempat dekat, tapi akhirnya dia menikah. Sempat sih sakit hati bahkan gak suka sama pelajaran yang diajarkannya. Heheh," ungkap dara yang hobi desain grafis ini tersenyum.

Kalau Yumi Maizura Azzahrah, siswi SMPN 12 Makassar juga punya pengalaman sendri. Menurut cewek kelahiran Makassar 15 Mei 1998 ini, kenangan masa sekolah gak ada habisnya, bahkan momentnya susah buat dilupakan.

"Pengalaman yang gak bakal aku lupakan tentunya pas lagi ngumpul-ngumpul bareng teman, apalagi kalau ada free class. Biasanya kami tuh seru-seruan bareng, ngemil bareng atau foto-foto bareng, yah sekadar jadi bahan kenangan apalagi kalau udah mau pisah," tutur cewek yang akrab disapa Yumi ini.

Hampir sama yang diungkapkan oleh Yumi, Muhammad Muzammil Ikmal mengakui jika ngumpul bareng teman-teman sekolah adalah moment yang gak bakal dilupakan. "Biasanya kalau udah kumpul kami tuh bikin planning pergi makan-makan, nonton, atau hang out bareng, pokoknya menjelang lulus sekolah kita bakal buat kenangan dulu deh," ungkap siswa SMPN 3 Makassar ini.

Tak ketinggalan juga Sriwahyuni. Menurut siswi SMAN 5 Makassar ini, indahnya persahabatan menjadi warna dalam mengenyam status sebagai seorang pelajar.

"Pastinya bakal kangen deh sama teman-teman pas sekolah, apalagi ntar lagi kan kita bakal pisah," ungkapnya.

Mujadillah Putri juga gak mau kalah buat kasih cerita soal moment yang gak bakal dilupakan selama masa sekolah dulu, menurut siswi kelas XII IPA 4 SMAN 1 Makassar ini, doi pernah ngurus acara-acara yang digelar oleh angkatannya dan saat itu, moment kebersamaan bersama teman bisa menjadi kenangan tersendiri baginya.

Cerita masa sekolah memang gak ada habisnya. Mengenang bukan untuk ditangisi, tapi untuk mengingatkan akan jalan yang mengantar kita hingga berada di masa sekarang. Nah, masa sekolah yang kata orang merupakan masa paling indah emang benar, tapi kita pastinya baru betul-betul merasakannya setelah melewati masa itu. Iya gak Sobat KeKeR??(*)

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR, Kamis 16 Mei 2013

Kopdar Bikin Pertemanan Makin Erat

REPORTER : REZA KAHLIL -- NURUL IZZAH
EDITOR : ARSYAD HAKIM

Foto Diperagakan Oleh Model

KOPI DARAT, atau yang lebih keren dengan istilah kopdar ini adalah acara kumpul-kumpul dan ketemuan secara langsung, bagi orang-orang yang biasanya hanya berjumpa melalui dunia maya. Nah, mari kita simak lebih lanjut mengenai kopdar ini.

Istilah kopdar digunakan pada era 1970/80-an, yang dikhususkan bagi pendengar radio untuk bertemu dengan penyiarnya. Tapi seiring dengan waktu, istilah kopdar pun berkembang seperti yang kita ketahui saat ini.

Para sobat KeKeR pun tidak mau ketinggalan untuk berbagi cerita tentang pengalaman mereka. Rizka Amalia Dewi, misalnya, dara kelahiran Bandung, 16 Agustus 1996 ini mengaku sudah beberapa kali melakukan kopdar ini.

"Kalau ditanya pernah kopdar atau nggak, jawabannya sering banget. Seru sih sebenarnya, banyak kejadian lucunya juga. Mulai dari kecewa sampai yang senang banget. Asyik deh pokoknya, apalagi bisa kenal dengan banyak orang," jelas siswi kelas XI Administrasi di SMKN 4 Makassar ini.

Kalau Indira Nur Shahibah juga pernah loh ikutan Kopdar. Menurutnya, kopdar bisa mempertemukan kita dengan orang yang selama ini jarang ditemui.

"Aku pernah kopdar sama sepupuku, kita kan jarang ketemuan makanya kami berdua janjian buat ketemuan. Nah pokoknya ada banyak cerita deh yang muncul, soalnya kan jarang ketemu," ungkap siswi kelas VIII-9 SMPN 1 Makassar ini.

Sama halnya dengan Annisa Desyana, Kopdar dilakukannya ketika doi merasa bosan gak ada kegiatan doi pun akhirnya janjian buat ketemuan dengan teman-teman dunia mayanya buat sekadar ngobrol.

"Kopdar itu asyik loh, bukan cuma nambah teman. Kopdar juga bisa jadi wadah buat kita saling kenal mengenal antara satu sama lain. Aneh juga kan kalau kita akrabnya di dunia maya tapi di dunia nyata malah gak saling kenal," tutur dara hobi nulis ini.

Lain lagi ceritanya dengan Muhammad Bisma Usman, siswa kelas XI IPA-4 di SMAN 7 Makassar ini mengatakan belum pernah ikut kopdar. Tapi doi memang sempat tertarik ikut kopdar juga.

"Belum pernah, tapi kalau niat ada. Dan sepertinya rencananya saya bakalan sukses deh, itupun kalau tidak ada hambatannya. Kopdar ini seru, karena bisa tambah teman dan memperluas jaringan juga," ungkap cowok kelahiran Ujung Pandang, 7 Juni 1996 ini.

Nah, ada banyak cerita soal Kopi Darat alias Kopdar, emang sih kopdar itu asyik bisa nambah teman tapi kita juga kudu waspada. Soalnya kan orang yang bakal kita temuin itu orang yang baru kita kenal jangan sampai di dunia maya emang doi baik tapi pas ketemuan malah ada niat jahat. Hiiii serem kan. (*)

NB : Terbit di KeKeR Harian FAJAR, Rabu 15 Mei 2013

Asah Kepercayaan Diri Lewat Lomba Joget

ADA banyak cara untuk mengeksplore rasa percaya diri, yaps salah satunya ikut lomba. Seperti yang dilakukan OSIS SMAN 20 Makassar bekerja sama dengan radio Gamasi dan permen Kiss mengadakan lomba Mading, Dance, dan Joget antarsiswa, Senin, 13 Mei.

Bertempat di halaman sekolah, seluruh elemen SMAN 20 Makassar mulai dari guru, kepala sekolah dan siswa ikut berpartisipasi. Mereka dengan percaya diri ikut berjoget bersama tentunya untuk mendapatkan hadiah-hadiah menarik.

Menurut Sulitiyo Tri Adi Wibowo, salah seorang panitia mengungkapkan, kegiatan yang dimulai pukul 10 hingga pukul 12 ini merupakan kegiatan yang mampu mengembangkan rasa percaya diri siswa SMAN 20.

"Ini merupakan acara yang seru, selain karena hadiah-hadiahnya menarik. Siswa juga bisa membangun rasa kebersamaan bersama guru dan kepala sekolah dan tentunya melatif rasa percaya diri siswa," ungkap Sekretaris OSIS SMAN 20 ini.

Nah, acara ini memang mampu mengundang perhatian seluruh siswa sekolah, apalagi saat lomba joget diadakan. semua siswa dan guru ikut larut dalam kebersamaan dan kegembiraan.

Sulistyo pun berharap kegiatan seperti ini bisa lebih banyak lagi. "Semoga ke depan kegiatan-kegiatan positif seperti ini bisa lebih banyak lagi, dan bisa dikemas lebih menarik agar minat siswa untuk berpartisipasi tinggi. Selain itu, kegiatan seperti ini bisa menjadi kegiatan positif daripada siswa melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa merusak moral mereka," ungkapnya ke KeKeR. (rza/ars)

NB : Terbit di Halaman KeKeR Harian FAJAR, Selasa 14 Mei 2013

Fotonya @rezakahlil

Fotonya @rezakahlil
Sayami Ini, Inimi Saya