Pages

Minggu, 19 Mei 2013

Smandel Juara Umum AMBK

REPORTER: REZA KAHLIL-ASHRI SAMAD
EDITOR: ARSYAD HAKIM 



REZA KAHLIL/FAJAR

MENGHIBUR. Aksi Paskibraka SMAN 5 Makassar saat pembukaan AMBK XI yang mempersembahkan harlem shake.

SMAN 5 Makassar atau yang biasa disebut Smunel  sukses menggelar kegiatan rutin tahunannya, yakni Ajang Minat dan Bakat Kepaskibrakaan (AMBK) XI. Pada acara pembukaan, anggota Paskibraka 05-105 Makassar memberikan kejutan dengan berdance ala Harlem Shake.

Sontak saja semua peserta dan undangan yang hadir, tertawa dengan aksi gokil anggota paskibra Smunel ini. Tahun ini, AMBK XI Smunel mengambil tema “Melangkah Bersama dalam Harmoni Merah Putih”.

Kegiatan ini diikuti 10 sekolah masing-masing; SMAN 3 Makassar, SMAN 8 Makassar, SMAN 13 Makassar, SMAN 14 Makassar, SMAN 17 Makassar, SMAN 18 Makassar, SMAN 19 Makassar, SMAN 21 Makassar, SMAN 1 Maros, dan SMAN 1 Mamuju.

Beberapa item lomba dipertandingkan, diantaranya LBB, TUS, Formasi, Cerdas Cermat, Pidato Publik, Nasyid, Debat Umum, Faster (Futsal Daster), VOA (Video of AMBK), L.O.L, Cheersboy, dan Graffiti.

Setelah bertanding selama lima hari, akhirnya SMAN 8 Makassar (Smandel) memastikan diri sebagai juara umum AMBK XI dan berhak membawa pulang piala bergilir Gubernur Sulsel. Hasil ini terasa istimewa, pasalnya Smandel sudah menjuarai tiga tahun berturut-turut lomba kepaskibrakaan ini.

Menurut Muhammad Nur Akib selaku ketua panitia,  acara ini diadakan untuk menjalin silaturahmi antarpengurus Paskibra se-Sulselbar dan merupakan program kerja tahunan ekskul Paskibra SMAN 5 Makassar.

Gak hanya itu, menurut kepala Smunel dalam sambutannya, acara ini menjadi ajang untuk membina kekompakan dan saling mengenal dalam kebersamaan.     "Lomba ini bisa menjadi ajang silaturahmi bagi para anggota Paskibra, sekalian menjadi wadah membina kekompakan dan saling mengenal dalam kebersamaan siswa," ungkap Drs Rahmat MSi, Kepala SMAN 5 Makassar. (*)

NB : Terbit di halaman KeKeR FAJAR, Senin 13 Mei 2013

Jumat, 03 Mei 2013

Nasyid Road to School

Kenalkan Nasyid Sebagai Jalan Dakwah




BERAKSI. Inilah aksi dari grup Nasyid Aligo yang menjadi salah satu pengisi acara dalam kegiatan ini.



UNTUK lebih memperkenalkan aliran musik Acapella atau Nasyid, siswa-siswi SMAN 1 Maros yang tergabung dalam ekskul Ikramulla, yakni ekskul Nasyid di Smansa Maros mengadakan Nasyid Road to School. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 30 April lalu di SMAN 4 Bantimurung.

Nah, Nasyid Road to School ini dimeriahkan oleh beberapa tim nasyid Smansa  Maros dan penampilan kasidah dari SMAN 4 Bantimurung. Tim-tim tersebut yaitu; Harmoni, Syahbani, Melodi, Ukhuwah, Keker dan Khairan. Semuanya beraksi mempertunjukkan kebolehan mereka dalam bersenandung.

Tidak hanya itu acara ini dihadiri oleh tim nasyid Aligo yang sudah tidak  asing lagi bagi masyarakat Maros maupun Makassar. Menurut Mahmud Said, Sekbid Seni Islam Ikramulla, kegiatan ini merupakan program baru ekskul Ikramulla yang diadakan untuk menyalurkan bakat pelajar dalam bidang seni utamanya Nasyid.

"Tujuan utama program ini untuk lebih memperkenalkan aliran musik Nasyid kepada para pelajar. Apalagi pelajar-pelajar masih banyak yang gak tahu tentang aliran musik ini, dan juga ada banyak bakat-bakat pelajar yang masih terpendam, nah kami hadir untuk menyalurkan bakat tersebut," ungkapnya.

Hasrin, salah satu personel Aligo pun mengutarakan jika Aliran musik ini selain mengandung nilai-nilai positif, nasyid juga bisa menjadi salah satu cara untuk berdakwah.(rza/ars)

NB : Terbit di Haslaman KeKeR FAJAR Sabtu, 3 Mei 2013

Akun Anonim, Tak Sekadar Menghibur

Auv Abdulrahman
Pemilik Akun @Panaicera_




MUNCULNYA akun-akun anonim memang memberikan warna tersendiri dalam dunia sosial media utamanya twitter. Selain menghibur, kicauan mereka juga punya banyak manfaat loh.

Nah, menurut Auv Abdulrahman, pemilik akun twitter @Panaicera_ akun anonim selain menghibur juga memberikan manfaat.  misalnya aja nih, info atau peristiwa yang baru saja terjadi bisa cepat diketahui lewat akun anonim ini.

"Selain info-info yang baru terjadi, info tentang event-event yang ada di Makassar juga bisa cepat di-update. Ya, intinya akun anonim itu juga salah satu media broadcaster yang sangat bermanfaat," ungkap Auv yang sudah mengeluarkan buku twittografi @Panaicera_ ini.

Auv menambahkan, maraknya akun anonim mungkin terinspirasi dari akun-akun yang sudah punya nama. "saya pun demikian," tutur pemilik akun dengan followers terbanyak di Sulsel ini ke KeKeR.(rza/ars)


NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR Sabtu 3 Mei 2013

Kamis, 02 Mei 2013

Yuk, Lebih Akrab dengan Saudara Kandung

REPORTER : REZA KAHLIL - DIAN KURNIASIH
EDITOR : ARSYAD HAKIM




HUBUNGAN antarsaudara kandung merupakan hubungan yang spesial. Hubungan ini melebihi hubungan pertemanan ataupun persahabatan. Senang deh rasanya kalau kita bisa berbagi dengan saudara kandung. Nah, kira-kira menurut Sobat KeKeR apa saja sih suka duka punya saudara? Yuk kita simak pendapat mereka.

Pastinya menyenangkan rasanya jika kita bisa berbagi dengan saudara. Seperti saling curhat soal masalah di sekolah atau cerita tentang hal yang paling rahasia. Tetapi terkadang mereka menyebalkan, loh menyebalkan? Yaps menyebalkan! Ada saja hal yang membuat kita bete sama adik atau kakak kandung.

Komentar pertama datang dari SoKeRs yang bersekolah di SMAN 21 Makassar. Amalia Ananda Akbar atau akrab disapa Amel, mengaku hubungan persaudaraan selalu diwarnai suka maupun duka.

"Kalau bersaudara pastinya ada suka dukanya lah. Yang pasti ada teman untuk diajak bermain dan curhat-curhatan walaupun sang adik sering diutamakan oleh ortu," tutur anak pertama dari empat bersaudara ini.

Ada lagi nih guys komentar dari Dewi Putri yang masih duduk di kelas VIII-1 SMPN 14 Makassar. Dewi merasakan enaknya punya saudara. Menurutnya, saudara adalah tempat berbagi dan belajar bersama.

"Saya anak bungsu dari empat bersaudara makanya saya merasa senang punya tiga orang kakak. Saya bisa banyak belajar dari mereka. Tapi merasa sedih saat mereka sudah sibuk dengan kesibukannya masing-masing," ujar cewek yang aktif di ekskul pramuka.

Cerita berbeda datang dari Kartika Yusuf. Cewek yang sehari-harinya belajar di SMAN 18 Makassar ini mengaku sering disalahkan sang kakak. Meski demikian, doi tetap merasa senang punya saudara karena doi bisa dapat tambahan uang jajan dari mereka.

"Kakak saya sering banget menyalahkan saya jika ada sesuatu yang terjadi. Misalnya, ada barang-barang di rumah yang rusak pasti saya disalahkan. Tapi mereka tetap baik kok soalnya sering kasih uang jajan buat saya," jelas cewek penyuka SuJu.

Kalau Uswatun Hasanah siswi kelas XII IPA 1 SMAN 3 Sinjai Selatan ini juga gak mau kalah membeberkan pengalamannya. Menurut anak sulung dari lima bersaudara ini, yang paling asyik itu saat ngumpul bareng adik-adiknya.

"Paling asyik pas ngumpul bareng saudara. Tapi kalau udah dibeda-bedakan yah bikin sakit hati. Tapi kadang sih positif thinking aja, mungkin karena sebagai anak pertama saya menjadi harapan orang tua yang harus menjadi contoh buat adik-adik," ungkap dara yang bercita-cita menjadi bidan ini.

Nah, jika melihat beberapa pengalaman SoKeRs di atas, memang ada banyak warna-warni dalam hubungan persaudaraan. Hal itulah yang menjadi kenangan kita selama masih tinggal seatap. Kan gak selamanya kita bisa tinggal bareng saudara-saudara kita. Pastinya kan bikin kangen!! (*)

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR, Selasa 30 April 2013

Profil SMPN 14 Makassar

Kedepankan Mutu dan Kualitas

REPORTER : REZA KAHLIL - DIAN KURNIASIH
EDITOR : ARSYAD HAKIM




CUACA terik tak menyurutkan niat tim KeKeR menyambangi sekolah yang terletak di jalan Asrama Haji Sudiang. Yaps, kali ini kita akan berkenalan dengan SMPN 14 Makassar yang letaknya bersebelahan dengan SMAN 7 Makassar.

Nah, SMPN 14 Makassar berdiri 32 tahun silam, tepatnya 1981. Awalnya sekolah ini didirikan bagi warga sekitar yang mendiami kawasan Sudiang, soalnya belum ada sekolah setingkat SMP di kawasan tersebut sebelumnya. SMPN 14 pun menjadi sekolah pertama yang berdiri di Kecamatan Biringkanaya.

Gak jauh beda dengan sekolah pada umumnya, sekolah ini juga menerapkan sistem KTSP dalam sistem pembelajarannya. Tapi yang membedakan dari sekolah lain, SMPN 14 memiliki muatan lokal berupa pelajaran elektro, di mana mereka mempelajari soal kelistrikan, selain itu KIR atau keterampilan rumah tangga juga menjadi salah satu muatan lokal sekolah ini.

"Soal kurikulum kami seperti sekolah lainnya, cuma kami punya muatan lokal khusus. Yakni muatan lokal elektro, tapi bukan hanya itu saja kami juga punya keterampilan Ilmu rumah tangga atau KIR sebagai mata pelajaran muatan lokal," ungkap Muhammad Yunus SPd, MPd selaku wakasek kesiswaan SMPN 14 Makassar.

Suasana yang rindang serta pekarangan luas menjadi tempat yang nyaman untuk belajar bagi sekitar 900 siswa ini. Inilah salah satu ciri khas sekolah selain dari adanya kelas unggulan bagi siswa berprestasi untuk tiap angkatan.

Soal kedisiplinan, sekolah ini bisa dibilang salah satu sekolah yang disiplin loh. Terbukti saat ada kegiatan belajar mengajar tak ada siswa yang berkeliaran, walaupun tidak ada guru yang mengajar di kelas. Untuk prestasi, sekolah yang memiliki 12 ekstra kurikuler (Ekskul) ini cukup terkenal dengan prestasi di bidang kepramukaannya. Sejumlah prestasi baik nasional hingga internasional ditorehkan oleh sekolah ini.

Menurut Kepala SMPN 14 Makassar, Sutaji SPd, MPd, sekolah ini lebih mengedepankan mutu dan kualitas. "Sebagai kepala sekolah pastinya saya ingin memberikan yang terbaik untuk sekolah, dengan mengembangkan seluruh potensi dan kualitas dengan stakeholder yang ada," ungkap Sutaji.

Nah di akhir pembicaraan, pak Sutaji menyampaikan harapannya. "Kalau soal harapan pastinya kami menginginkan menjadi yang lebih baik dari sekolah lain,” tutup mantan wakasek SMPN 6 Makassar ini.(*)


NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR Senin, 29 April

Sabtu, 27 April 2013

Shadrina Zatulini Munaf (KUTEKS : Pilih Warna Sesuai Usia)

Pilih Warna Sesuai Usia



Shadrina Zatulini Munaf
Aktris


Dunia fashion emang gak ada habisnya utamanya fashion bagi remaja. Seperti yang kita ketahui memasuki masa puber, remaja mulai mencari cara untuk tampil oke. Beberapa di antaranya adalah tampil dengan gaya yang beda dari yang lain. Salah satunya lewat warna kuku.

Berbagai macam warna dari kuteks alias pewarna kuku tersebar dipasaran. Tapi kira-kira warna yang cocok digunakan remaja seperti apa sih? Nah, menurut Shadrina Zatulini Munaf atau yang lebih tenar disapa Nina Zatulini, warna yang cocok bagi remaja yaitu warna-warna natural dan muda.

"Kalau untuk digunakan sehari-hari sepertinya warna natural dan muda sepertinya cocok bagi remaja seperti cokelat muda atau yang bening. Beda kalau menghadiri acara, bisa pakai warna yang ngejreng seperti tosca, pink, ungu muda, dan sebagainya," ungkap pemain sinetron Si Biang Kerok ini.

Nah, ditanya soal remaja yang doyan pake pewarna kuku. Aktris Pemeran Drama Remaja Terfavorit UMI (2010) ini mengungkapkan jika remaja gak ada salahnya pakai cat kuku asal sesuai dengan umurnya.

"Pantes-pantes aja sih menurutku, makanya cari warna dan model yang gak ngejreng. Kalau mau tampil di acara sih lumrah aja pakai. Tapi kalau sehari-hari pilih warna bening aja. Intinya sesuaikan dengan umur lah," tutup cewek kelahiran Jakarta, 22 November 1991.(rza)

NB : Terbit di Halamn KeKeR FAJAR Jumat, 26 April 2013

Kamis, 25 April 2013

Savoxeel Gelar Festival Pop Rock

NURHADI/FAJAR
FESTIVAL.  Savoxel organizer membeberkan rencana festival musik pop rock yang akan digelar di Pantai Labombo, Palopo, saat bertandang di redaksi FAJAR, Rabu, 24 April.


MAKASSAR, FAJAR -- Dunia hiburan memang tak ada habisnya. Berbagai konser hingga festival pun acap kali dijadikan momen penting bagi mereka pencinta hiburan.

Salah satunya Savoxel organizer, wadah inspirasi bagi anak muda yang memiliki bakat di bidang musik siap menggelar festival musik untuk genre pop rock se-Sulsel.    

Rencananya acara ini akan digelar di objek wisata pantai Labombo, Palopo, 15 hingga 16 Juni mendatang.Menurut direktur Savoxeel Organizer, Marnitha Tipa event ini diadakan selain untuk menghimpun bakat-bakat musik di Sulsel, festival ini juga akan menjadi ajang promosi objek wisata Pantai Labombo.

"Festival ini event perdana kami, tak hanya itu ini juga sekaligus ajang promosi dari objek wisata Pantai Labombo. Karena banyak yang mengenal Labombo adalah tempat hiburan malam. Padahal di balik image-nya sebagai THM ada panorama pantai pasir putih yang tidak kalah indahnya," ungkap Nitha saat berkunjung di redaksi Harian Fajar, Rabu, 24 April.

Tidak hanya itu, dalam festival musik ini juga akan dirangkaikan dengan penampilan aksi sulap dari Ricky De Javu dan pesta kembang api. Tak ketinggalan aksi Flying Fox dengan membawa bendera sponsor di depan panggung utama. "Pokoknya kami akan memberikan aksi yang beda dari yang lain," tambah Nitha.

Festival musik ini sendiri dibuka untuk umum dan akan dimulai pada tanggal 12 Mei hingga 14 Juni di Basecamp Savoxeel Organizer, Jl Merdeka Kota Palopo. Peserta yang tampil pun dibatasi hanya untuk 30 band se-Sulsel. Rencananya festival band ini akan dihadiri oleh Loe Joe band sekaligus menjadi juri bagi peserta festival band. (rza/ars)


NB : Terbit di Halaman Entertainment FAJAR Kamis, 25 April 2013

Fotonya @rezakahlil

Fotonya @rezakahlil
Sayami Ini, Inimi Saya