Pages

Minggu, 10 Maret 2013

Roadshow Honda DBL 2013 SMAN 3 Makassar


Genjot Fisik demi Trofi

Reporter: Reza Kahlil - Tami Irwan
Editor: Assidiq A Manggala


FOTO : NURHADI/FAJAR

LAPAR GELAR. Tim basket dan dance SMAN 3 Makassar (Smaga) pose bersama saat road show, Sabtu, 16 Februari. Tahun ini, Smaga mengusung target tinggi menjadi juara Honda Development Baketball League (DBL) South Sulawesi Series 2013.


MAKASSAR, FAJAR--Tim basket SMAN 3 Makassar (Smaga) paham jika prestasi terbaik tidak didapat dari jalan lurus. Butuh pengorbanan untuk meraih keinginan yang dituju.

Karena itu, tim cowok Smaga bekerja esktra mempersiapkan tim jelang laga pertama Honda Development Basketball League (DBL) South Sulawesi 2013. Menggenjot fisik menjadi fokus utama tim asuhan Ayu Permatasari itu.Alasannya? "Kekuatan fisik adalah modal paling utama. Dengan fisik, trofi juara bisa diraih. Hasil terbaik akan kami berikan," tutur kapten tim Dirga Parenrengi, Sabtu, 16 Februari.

Ya, mereka yakin, dengan porsi latihan fisik yang lebih, kekuatan tim akan bertambah. Dan itu sangat perlu mengingat ajang tahun ini diyakini sangat berat dan bakal menguras tenaga pemain.

Dalam berlatih, finalis DBL 2009 ini berlari mengelilingi lapangan Hasanuddin sebanyak 25 kali putaran. Artinya, setiap pemain menempuh jarak sekira sembilan kilometer sekali latihan.

Meski berat, pemain menganggap materi latihan yang diberi pelatih bukanlah masalah. Dirga dan rekan setimnya tetap enjoy. Mereka percaya, hasil dari usaha mereka ini bakal dijawab setimpal saat event bergulir.

Pada partai pertama, cowok Smaga bakal bersua tim favorit SMAN 5 Makassar di GOR Andi Mattalatta, Jumat, 22 Februari. Tahun ini, Smaga hanya mengutus satu tim berkompetisi.

Seperti tim lain, perubahan struktur ofisial juga terjadi di kursi kepelatihan Smaga. Ditinggal Ikhsan Husain--sekarang melatih SMA Katolik Cendrawasih--, Smaga ditangani Ayu. Ayu sebelumnya adalah pelatih cewek. Karena hanya tim cowok yang bakal meramaikan perebutan juara tahun ini, Ayu pun setuju untuk banting setir.

Dukungan untuk tampil maksimal disampaikan pihak sekolah. Saat road show di sana, kemarin, Wakil Kepala SMAN 3 Makassar, Abd Hajar memberi motivasi bagi anak didiknya sebelum berjuang di arena. "Kami akan selalu mendukung. Dan, bukan hanya sampai di final, kami ingin agar pemain kami bisa mencicipi coaching di DBL Camp Surabaya," tuntasnya.(*)



Tim Dance Siapkan Kejutan


FOTO : NURHADI/FAJAR

MUKA BARU. Tim dance SMAN 3 Makassar unjuk kebolehan di acara road show.


MAKASSAR,FAJAR--Menjadi runner up dance competition dua tahun lalu (2011), tim dance SMAN 3 Makassar (Smaga) kian terpacu untuk berpestasi lebih baik pada Honda DBL South Sulawesi 2013. Mereka ingin memburu gelar jawara yang belum pernah dirasakan sebelumnya.

Tahun ini, tim dance Smaga akan langsung tampil di hari pertama event. Opening party digelar pada, Jumat, 22 Februari nanti. Berbekal pengalaman tampil di hari pembuka tahun lalu, tim dance Smaga tahun ini merasa lebih percaya diri. Musim lau, Smaga sukses masuk dalam lima besar tim dance terbaik.

"Waktu DBL tahun lalu, kami juga ikut mencicipi opening party. Jadi kesempatan yang didapatkan kedua kalinya tahun ini tidak kami anggap sebagai beban. Kami sudah terbiasa," tutur kapten tim, Wiwiek Triyani.

Soal konsep, Wiwiek enggan membeberkan apa yang menjadi keunggulan mereka. Katanya itu disiapkan sebagai kejutan. "Konsep? Itu rahasia, kami akan memberikan kejutan di opening party nanti. Tunggu saja aksi kami," tutup cewek berambut panjang ini.(rza/dik)

NB : Terbit di Harian FAJAR, Minggu 17 Februari 2013

Roadshow Honda DBL 2013 SMA Katolik Cendrawasih


Waspada Tim Daerah

REPORTER : Reza Kahlil-Tami Irwan
EDITOR : Assiddiq A Manggala


FOTO : NURHADI/FAJAR

TARGET TINGGI. Tim cowok, cewek, dan dance SMA Katolik Cendrawasih mengusung ambisi besar di ajang Honda Development Basketball League (DBL) South Sulawesi Series 2013. Mereka ingin peluh keringat tak berakhir percuma di ajang tahun ini.


MAKASSAR, FAJAR--Sehari setelah drawing Honda Development Basketball League (DBL) South Sulawesi Series 2013, para kontestan langsung meramu strategi. Meraba-raba kekuatan sang rival pertama nanti menjadi fokus mereka saat ini.

SMA katolik Cendrawasih (Katto) salah satunya. Bertemu SMAN 4 Watampone di babak pertama membuat mereka waspada. Kekuatan fisik yang dimiliki para wakil daerah menjadi warning tersendiri bagi tim asuhan Ikhsan Husain ini.

"Kami buta dalam menghadapi tim daerah. Tipe permainan mereka jelas tak terbaca karena kami belum pernah bertemu," jelas sang arsitek, Ikhsan setelah road show di Katto kelar, Jumat, 15 Februari.
Ikhsan sendiri adalah pelatih baru Katto. Dia mengisi posisi pelatih sebelumnya, Rudy. Di tangan Rudy,
Katto meraih prestasi tertinggi tahun lalu dengan melaju sampai ke babak delapan besar.

Kini, Ikhsan yang akan melanjutkan rasa penasaran Katto melangkah lebih jauh. Pengalaman Iksan mewakili Sulsel pada DBL Camp 2009 diharapkan mampu membawa Katto berjaya tahun ini. Selain itu, bekal Ikhsan membawa SMA Kartika Wirabuana (Kachak) Makassar meraih trofi runner up DBL 2008 juga diinginkan bisa berlanjut ke Katto.

Tantangan lebih berat ditatap tim cewek Katto. Di babak pertama nanti, kapten Revhionancy Purwo Malondong dan kawan-kawan bakal bersua tim kuat SMAN 4 Makassar (Smapat). "Melawan Smapat seperti dipaksa melewati lubang jarum, tetapi kami ingin lolos dari situ," tambah Ikhsan.

Tahun ini, tim cewek Katto berambisi lolos ke final party. Sebagai langkah antisipasi , Katto mengaku telah mengantongi kekuatan Smapat. Karena itu, tak ada kata pesimis dalam kamus Revhionancy cs. "Kami sudah bertemu Smapat berkali-kali. Pasti strategi dan kekuatan mereka (Smapat, red) sudah kami baca," tuntas Revhionancy.(*)



Kepsek: Harus Ada Trofi


Aksi tim Dance SMA Katto

MAKASSAR,FAJAR--Road show Honda DBL South Sulawesi Series 2013 di SMA Katolik Cendrawasih (Katto) sangat bermakna bagi tim asuhan Ikhsan Husain. Bagaimana tidak, kepala sekolah, Herman Panggalo langsung turun tangan memberi motivasi.

Herman mengajak warga Katto mendukung penuh usaha tim basketnya berjuang di Honda DBL South Sulawesi Series 2013. Herman mau rentetan hasil mengecewakan pada ajang-ajang sebelumnya bisa tertutupi tahun ini dengan merebut trofi.

"Tim tidak boleh asal tampil, harus ada prestasi berupa trofi yang ditorehkan tahun ini. Kita semua dari warga SMA Katolik Cendrawasih mendukung usaha kalian menjadi yang terbaik," kata Herman.

Tak hanya tim basket, Herman juga menaruh harapan besar bagi tim dance. Dia berharap, penampilan Lisa Markus di arena nanti selalu maksimal tiap tampil. Tahun ini, tim dance Katto mengusung konsep traditional yang dipadukan dengan dance modern. Mereka yakin bisa mengharumkan nama sekolah dengan konsep itu.
"Kegagalan tahun lalu menjadi motivasi kami untuk memberikan penampilan yang lebih baik lagi. Tahun ini kami harus menang," tutur anggota tim dance Katto, Lisa Markus.(rza/dik)

NB : Terbit di Harian FAJAR, Sabtu 16 Februari 2013

Technical Meeting Honda DBL 2013


Tree Terjal Smanses-Kara

Reporter: Reza Kahlil-Tami Irwan
Editor: Assiddiq A Manggala


FOTO : NURHADI/FAJAR

BAHAS KOMPETISI. Suasana drawing 34 tim cowok dan 15 tim cewek Honda Development Basketball League (DBL) South Sulawesi Series 2013, Kamis, 14 Februari. Seluruh kontestan serius menyimak penjelasan panitia tentang aturan main kompetisi.


MAKASSAR, FAJAR--Terjawab sudah hasil drawing Honda Development Basketball League (DBL) South Sulawesi Series 2013. Undian tree kategori cowok, Kamis, 14 Februari, melahirkan final dini dua kekuatan utama basket pelajar di Sulsel, SMAN 11 (Smanses) Makassar dan SMA Katolik Rajawali (Kara) yang langsung bersua di babak pertama.

Keduanya punya reputasi hebat. Smanses juara bertahan, sementara Kara adalah jawara 2011. Langkah pertama keduanya musim ini pun diyakini sebagai jalan terjal untuk bisa melaju ke fase berikutnya. Siapa menang? Sulit diprediksi.

"Kara memang sudah seperti rival abadi kita. Makanya kami tidak mau sesumbar. Hasil drawing ini sebenarnya tidak kami harapkan. Tetapi, bagaimanapun, kami tetap ingin memberi yang terbaik," tutur arsitek Smanses, Kurniawan Hazairin.

Laga Smanses-Kara ini lantas memutar memori kedua tim di fase big eight 2012. Saat itu, Kara yang juga diasuh Jamin Mattotoran menyerah dengan skor ketat, 46-49. Namun, perubahan skuat saat ini di masing-masing kubu bisa saja menjadi pembeda. Yang jelas tim cowok Smanses kini dihadapkan pada dua pilihan: bertahan atau harus merasakan kutukan tak ada juara beruntun di kategori cowok Honda DBL South Sulawesi Series.

Berbeda dari cowok, tim cewek Smanses lebih mujur saat drawing, kemarin. Di babak pertama, cewek Smanses bakal berjumpa tim non unggulan, SMA Gamaliel Makassar. Tim yang memecahkan rekor poin tertinggi tahun lalu itu (102) kemudian dijagokan bisa melangkah mulus ke babak kedua.

Bagaimana para wakil daerah? Jelas ambisi berbuat yang terbaik bakal mereka usung. "Sering mengikuti kejuaran tingkat kabupaten bisa jadi modal kami bersiang di DBL tahun ini," beber pelatih SMAN 2 Watampone, Syahroni Affandi usai drawing, kemarin.

Di ajang tahun ini, total ada sembilan tim daerah yang ikut serta, dua di antaranya (SMAN 1 Pinrang dan SMAN 1 Sungguminasa) mengutus langsung tim cowok dan cewek. Lainnya hanya mengutus tim cowok seperti, SMAN 1 Watampone, SMAN 1 Maros, SMAN 1 Sinjai, SMAN 2 Sinjai, SMAN 2 Watampone, SMAN 2 Parepare, dan SMAN 4 Watampone.(dik)


Antusias Jadi Jurnalis


FOTO : NURHADI/FAJAR

Koordinator halaman Sportif Harian FAJAR, Dian Hendiyanto memaparkan materi lomba jurnalis.


Honda DBL South Sulawesi Series 2013 bukan hanya tempat bagi pelajar yang jago bermain basket, di event ini ada juga lomba jurnalis bagi yang menggemari dunia jurnalistik. Antusias peserta untuk mengikuti supporting event itu pun tinggi.

Lomba jurnalis merupakan kompetisi foto dan penulisan berita. Peserta akan ditantang menjadi jurnalis belia selama event yang digelar 22 Februari hingga 2 Maret di GOR Andi Mattalatta Makassar. "Kalian (peserta, red) mencari hal menarik dan layak diberitakan selama event. Dalam lomba ini yang penting punya kemauan untuk menulis itu sudah cukup," papar koordinator halaman Sportif Harian FAJAR, Dian Hendiyanto saat memberikan materi kepada puluhan peserta, kemarin.

Dalam mencari berita, seorang reporter ditemani fotografer. Hasil liputan nantinya akan menentukan siapa yang terbaik di antara peserta. "Kompetisi ini sangat bagus. Saya juga bisa mengembangkan hobi dalam bidang jurnalistik," tutur Erli Hairunnisa siswa SMAN 1 Watampone.

Di supporting event lainnya, 34 tim dance dari berbagai sekolah juga bakal bersaing menjadi yang terbaik. Lima tim terpilih bakal tampil di acara puncak pada 2 Maret mendatang. Saat ini, juara bertahan dipegang tim dance SMA Katolik Rajawali (Kara). Sekolah lain berambisi merebut trofi tersebut, salah satunya tim favorit SMAN 11 Makassar (Smanses). "Pengalaman tahun lalu sudah cukup untuk kami. Sekarang saatnya menjaga kondisi tubuh agar tetap fit biar bisa maksimal dan juara," kata anggota tim dance Smanses, Karmila Wulandari.(rza/dik)

NB : Terbit di Harian FAJAR, Jumat 15 Februari 2013

Roadshow Honda DBL 2013 SMA Katolik Rajawali


Enggan Lepas Gelar


FOTO : NURHADI/FAJAR

ENERJIK. Tim dance SMA Katolik Rajawali ambil bagian dalam acara road show.


MAKASSAR,FAJAR--Sebagai juara bertahan, tim dance SMA Katolik Rajawali (Kara) mengusung rencana besar pada DBL South Sulawesi 2013. Mereka tak ingin trofi juara yang direbut tahun lalu lepas begitu saja.

Memang, komposisi tim dance Kara banyak berubah. Tak ada lagi nama-nama gaek yang sarat pengalaman di deretan dancer tahun ini. Namun, kata kapten tim dance, Vena Monica, itu bukan alasan untuk tidak total mempertahankan apa yang sudah menjadi kebanggaan sekolah mereka tahun lalu.

"Sekarang, personil diisi muka-muka baru. Tim yang diunggulkan tidak tampil lagi. Tetapi, kami optimistis bisa pertahankan gelar juara dengan konsep baru," kata Vena, kemarin.

Di ajang tahun ini, Kara masih termasuk kontestan favorit utamanya untuk event dance competition. Aksi memukau mereka yang selalu tampil beda menjadi alasan Kara kerap ditunjuk sebagai unggulan.

Jelang tampil di arena sebenarnya, GOR Andi Mattalatta, tim dance Kara sibuk mengasah kelihaian dalam beradu gerak. Waktu lowong sepulang sekolah pun menjadi alternatif untuk Vena dan tim berlatih.(rza/dik)



Siap Banjiri GOR


FOTO : NURHADI/FAJAR

PUTIH ABU-ABU. Warga SMA Katolik Rajawali antusias mengikuti road show.


MAKASSAR,FAJAR--Keikutsertaan SMA Katolik Rajawali (Kara) di Honda DBL South Sulawesi Series 2013 sangat dinanti suporternya. Saat berlaga nanti, suporter Kara berjanji bakal membanjiri GOR Andi Mattalatta.

Koordinator suporter Kara, A Mifda Dzakiah jauh-jauh hari sudah merencanakan ini. Dia mengajak ratusan siswa-siswi Kara bergabung dalam barisan suporter tim. "Pokoknya, kita akan menurunkan ratusan suporter tiap Kara bertanding. Yel-yel juga sudah puluhan kita siapkan," kata Mifda.

Rencana Mifda bakal mulus, karena wakil kepala SMA Kara, Antonius Walangitan mengaku mendukung langkah anak didiknya itu. Dia paham, tanpa dukungan, Kara akan sulit bersaing.

"Prestasi bisa diraih jika warga Kara bisa memberikan support. Saya atas nama kepala sekolah mengajak seluruh elemen sekolah untuk hadir di venue memberikan dukungan. Kita siap membanjiri GOR," seru Antonius saat road show, kemarin.

Animo warga Kara mengikuti DBL memang terbilang tinggi. Tampak dari road show hari kedua di sana, mereka tumpah ruah ke lapangan.(rza/dik)

NB : Terbit di Harian FAJAR, Kamis 14 Februari 2013

Dukungan Kepsek



FOTO : NURHADI/FAJAR

PEGANG BOLA. Kepala Sekolah SMAN 1 Makassar H Sakaruddin (kiri) menerima bingkisan sponsor.


MAKASSAR,FAJAR--Kubu SMAN 1 Makassar (Smansa) sudah mantap menuju arena Honda Development Basketball League South Sulawesi Series 2013. Tak ada ragu, apalagi Kepala Sekolah Smansa, H Sakaruddin turut mendukung anak didiknya berjuang di lapangan.

Dukungan itu tentu menjadi motivasi khusus tim cowok dan cewek Smansa. "Kami sangat mengapresiasi tim DBL yang sudah memberikan pengalaman dan kesempatan. Saya sangat mengharapkan lewat DBL kita bisa mendapatkan pemain yang berprestasi baik nasional hingga internasional," ungkap Sakaruddin di sela-sela roadshow, kemarin.

Selain tim basket, Sakaruddin juga memberi support kepada tim dance Smansa. Itu perlu sebab tim dance-lah nanti yang akan mendampingi Imanuddin dan kawan-kawan berjuang di lapangan. Sepanjang event tahun ini, tim dance Smansa berjanji akan tampil beda.

"Ada konsep yang lebih modern akan kami usung. Kami akan memukau dewan juri dan pengunjung. Intinya kami akan membawakan sebuah dance yang lain daripada yang lain. Pokoknya tunggu aksi kami di DBL," tutur kapten tim dance Smansa, Anugerah.(rza/dik)

NB: Terbit di Harian FAJAR, Rabu 13 Februari 2013

Beban Berat Faturrakhman


Reporter: Reza Kahlil
Editor: Assiddiq A Manggala


FOTO : NURHADI/FAJAR

SIAP MENANG. Tim cowok dan cewek SMAN 1 Makassar saat mengikuti roadshow Honda Development Basketball League (DBL) South Sulawesi Series 2013, Selasa, 12 Februari.


MAKASSAR, FAJAR--Tinggal menghitung hari, laga pertama Honda Development Basketball League (DBL) South Sulawesi Series 2013 di GOR Andi Mattalatta digelar. Tiap kontestan pun semakin sibuk berbenah menuju hari pertama event, Jumat 22 Februari nanti.

Ini bisa dilihat dari roadshow pertama DBL ke SMAN 1 Makassar (Smansa), Selasa, 12 Februari. Di sana, warga Smansa unjuk kebolehan dengan menampilkan tim terbaiknya. Tak pernah mencicipi trofi memompa ambisi Smansa mengejar gelar pertama. Tak peduli seberapa besar beban di pundak.

Namun, bagaimanapun tekad tersebut tetap butuh usaha ekstra. Apalagi komposisi tim basket Smansa tahun ini banyak mengalami perombakan. Paling mencolok di struktur ofisial tim. Ada nama baru yang muncul di kursi pelatih Smansa.

Adalah Faturrakhman Adham, eks pelatih SMK Telkom SP2 Makassar (Skatelk) yang kini membesut Andi Multazam cs. Faturrakhman mengisi posisi yang ditinggalkan pelatih Smansa sebelumnya, Yusuf Pratama Putra.

Tahun lalu (2012), Faturrakhman sukses membawa tim cewek Skatelk menduduki runner up. Tuahnya itulah yang diharap bisa menjalar ke tim basket Smansa tahun ini. Prestasi tertinggi Smansa dahulu yakni masuk ke fase perempat final DBL 2011.

Namun, seperti pelatih-pelatih anyar pada umumnya, jelas berat bagi Faturrakhman bisa langsung mengukir prestasi bersama tim baru, meski itu bukan mustahil tercapai. "Semua tim harus tetap optimistis bisa menang, tidak terkecuali dengan kami, Smansa. Berusaha memberikan yang terbaik untuk sekolah menjadi target realistis saya," ujar Faturrakhman, Selasa, 12 Februari.

Pelatih yang sempat mewakili Makassar ke DBL Camp tahun lalu itu memang tak mematok target tinggi, namun dia juga tak pesimis dapat berbuat banyak bersama Smansa tahun ini.

Kapten tim cowok Smansa, Andi Cakrawala Santoso mendukung tekad sang pelatih. Dia yakin, Smansa di bawah asuhan arsitek anyar akan lebih baik dari sebelumnya. "Persiapan sekarang lebih matang. Walau bintang tim basket sekolah sudah tidak turun lagi, tetapi kami optimistis bisa meraih piala," tuntas Cakrawala.(*)

NB: Terbit di Harian FAJAR Rabu, 13 Februari 2013

Jumat, 08 Maret 2013

Pacar Suka Morotin? ke Laut Aja!!


REPORTER : REZA KAHLIL - AKSA ZUGITO
EDITOR : ARSYAD HAKIM



MAU makan, minta dibayarin. Mau beli ini juga mau dibayarin, mau apa aja minta lagi dibayarin. Merasa gak sih kalo doi tuh berusaha buat morotin kita? Alias kita dijadiin korban ATM berjalannya doi. Pantes aja ada istilah "Cewek matre, cewek matre ke laut aje!!".

Eitssss, tapi bukan hanya cewek aja loh yang biasa morotin pacarnya, gak nutup kemungkinan ada juga cowok yang sifatnya kayak gitu. Tapi sebelumnya kita kudu tahu apasih arti dari tema yang kita bahas kali ini. Pacar suka morotin alias matre atau istilah kerennya materialistis merupakan sebuah sikap yang berorientasi pada harta dan kekayaan semata. Matre pasti sipat yang paling gak disukai, bagaimana tidak suka coba, si doi pasti suka morotin duit pacarnya.

Jadi matre adalah cewek yang pandangan dan tujuan hidupnya hanya berdasarkan pada materi semata alias materi di atas segalanya. Nah, beberapa Sobat KeKeR ada loh yang punya pengalaman seperti itu salah satunya adalah Firda Amaliah. Siswi kelas XII di SMKN 1 Makassar ini mengaku jika doi pernah pacaran setahun dengan cowok matre.

"Aku pernah pacaran dengan cowok matre, kalau misalnya SMS-ku gak dibalas berarti dia minta dibeliin pulsa. Terus kalau mau ngedate, pasti aku yang beliin bensin, nah kalau habis nganter pulang biasanya dia minta lagi duit lima ribu atau 10 ribu. Pernah juga kalau dia mau beli barang yang dia suka, uangnya selalu minta ditambahin. Tapi aku selalu nurut kok sama dia, yah namanya juga cinta. Tapi syukurnya aku udah putus sih," ungkap Firda.

Waduh, pengalaman Firda tragis banget, sabar yah Firda hehe. Hmm kalau Mirah Tamrin siswi SMAN 5 Makassar, syukurnya gak pernah dapat pacar seperti itu, tetapi menurut cewek yang hobi baca novel ini, biasanya pacar matre itu gak bisa secara langsung dideteksi soalnya doi menggunakan jurus yang membuatnya tidak ketahuan kalau lagi morotin. "Biasanya sih gak minta secara langsung alias pake kode biar dibayarin," ujarnya.

Kalau Andi Mutmainnah Ivada Dewata yang juga siswa SMAN 5 Makassar beda lagi. Dianya yang malah morotin pacarnya, tapi pastinya gak keseringan."Sebenernya saya gak pernah diporotin, yang ada malah saya yang morotin dia hahah. Tapi saya minta secara halus gitu, itupun gak sering-sering banget lah," ungkap siswi kelas XI IPA 1 ini tersenyum.

Nah, tadi kita udah dengar pendapat cewek-cewek nah berikutnya pendapat Sobat KeKeR cowok, salah satunya adalah Guruh Balang Raya. Siswa kelas XII IPA 5 SMAN 1 Sinjai ini mengungkapkan jika doi pernah punya pacar yang suka morotin.

"Yap, aku pernah punya pacar matre. Setahuku orang seperti itu sebetulnya gak cinta sama pacarnya, dia cuman menginginkan materi dan kesenangan semata," ungkap Guruh.

Hal senada juga diungkapkan Darul Amri yang juga siswa kelas XII IPA 5 SMAN 1 Sinjai. Cowok kelahiran 5 Mei 1995 ini memang sih belum pernah mendapatkan pacar yang materialistis tapi menurutnya pacar seperti itu mendingan di putusin aja. "Masih pacaran saja sifatnya udah kayak gitu. Apalagi kalau udah nikah nanti, bisa bangkrut," tuturnya.

Nah, itulah pendapat SoKeRs tentang pacar yang suka morotin. Terbukti kan gak cuman cewek aja yang suka morotin pacarnya, tapi ada cowok juga loh walaupun emang kebanyakn cewek. Kalau kamu menemukan pacar yang suka morotin, hati hati, kemungkinan besar dia itu matre yang bakalan morotin harta kamu sampai harta kamu ludes, bisa-bisa turun bero kali tuh pacaran dengan orang seperti itu, iya gak?.(*)

NB: Terbit di halaman KeKeR Harian FAJAR edisi 8 Maret 2013

Fotonya @rezakahlil

Fotonya @rezakahlil
Sayami Ini, Inimi Saya