Pages

Kamis, 06 Juni 2013

Sastrawan Bicara Siswa Bertanya Makassar 2013

Kembangkan Minat Sastra Pelajar

REZA KAHLIL/FAJAR
BACA PUISI. Salah satu peserta workshop Sastra pede membacakan puisinya di hadapan sastrawan dan para peserta.



KEMENTRIAN Pendidikan dan Kebudayaan kembali menyelenggarakan acara tahunan Sastrawan Bicara Siswa Bertanya (SBSB) Kamis, 23 Mei hari ini. Kali ini giliran SMP Katolik Rajawali ditunjuk sebagai tuan rumah.

Nah, sebelum mengikuti puncak acara nanti, sejumlah siswa mengikuti workshop dan seminar sastra Selasa, 21 dan 22 Mei lalu. Workshop ini pun dibawakan oleh sastrawan terkenal diantaranya Agus R. Sarjono, Ari Kpin, Joni Ariadinata dan juga aktor teater Iman Soleh.

Sejumlah siswa antusias belajar tentang menulis puisi, cerpen, dan pentas drama apalagi dibawakan langsung orang-orang yang berpengalaman. Bahkan sejumlah siswa juga tampil membawakan puisi. Seperti yang diungkapkan oleh penulis dan penyair Agus R. Sarjono saat membawakan materi soal puisi.

"Jangan pernah menulis puisi yang umum dan menggunakan kata-kata yang umum, sangat penting memberikan detail untuk menggambarkan sesuatu. Nah, segala sesuatu yang ditulis dan digambarkan secara detail itulah sastrawan," ungkapnya dihadapan para peserta workshop yang terdiri dari pelajar SD hingga SMA.

Menurut Sr. Clara S. Parengkuan, JMJ SPsi selaku ketua panitia dan kepala sekolah SMP Katolik Rajawali kegiatan ini bisa menjadi cara untuk siswa lebih mencintai sastra.(rza/ars)

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR, Kamis 23 Mei 2013

Pilih Jurusan? Ikuti Kata Hati

Fildzah Burhanuddin
Miss Indonesia Sulsel 2013



MENENTUKAN pilihan jurusan apa yang bakal kamu pilih saat duduk di bangku kuliah nantinya emang sedikit ribet. Ada banyak pilihan dan masukan dari orang-orang terdekat yang harus dipertimbangkan apalagi kalau ortu juga memaksakan untuk masuk diijurusan pilihannya. Bingung juga yah!

Nah, kalau menurut Fildzah Burhanuddin, Top 10 Miss Indonesia 2013 gak perlu galau buat nentuin jurusan. Cukup dengarkan kata hati.

"Cukup ikuti kata hati dan lihat juga minat dan bakat kita masing-masing cocoknya dijurusan apa. jangan sampai salah pilih dan nantinya mungkin bakal nyesel," ungkap dara yang baru menamatkan pendidikan di bangku SMA.

Dara kelahiran Makassar 19 Maret 1996 ini juga menambahkan jika dalam hal memilih jurusan emang peran orang tua juga sangat penting tetapi harus sesuai juga dong dengan minat kita.

"Peran orang tua sangat penting disini tapi tergantung individu masing-masing pelajar, masing-masing orang kan punya minat. Jangan sampai jurusan yang dipilih nanti tidak sesuai dengan kemauan kita. Kalau saya sih pilihnya ekonomi soalnya saya memang bercita-cita jadi pebisnis," ujar Fildzah yang juga Duta Budaya Sulsel 2012.(rza)

Geng Motor Anarkis? Gak Gaul!!

REPORTER : REZA KAHLIL - NURUL IZZAH
EDITOR : ARSYAD HAKIM



Akhir-akhir ini kasus kejahatan yang dilakukan geng motor sangat meresahkan masyarakat. Bisa jadi sih hal ini dikarenakan perubahan zaman dan perkembangan teknologi yang membawa dampak besar bagi kehidupan remaja yang selalu ingin mencoba hal-hal baru dan berbau modern. Hmm, coba kita tanya pendapat Sobat keKeR soal masalah ini.

Nah, sebelumnya coba kita cari tahu dulu deh soal sejarah munculnya genk motor. Guys tahu tidak, Geng Sepeda Motor sudah ada di Jakarta sejak 1915 loh. Saat itu namanya Motorfietsrijders te Batavia. Sering perkembangan zaman dan meningkatnya jumlah kendaraan bermotor maka lahir lah klub-klub sepeda motor.

Tapi geng motor yang bertindak anarkis emang baru beberapa tahun belakangan muncul dan meresahkan masyarakat. Ada bahkan yang di antara mereka melakukan tindakan kejahatan. Hii serem yah!

Menurut Adrian Darmasaputra, siswa kelas XI IPA 1 SMAN 1 Maros geng motor memang sangat meresahkan masyarakat. "Munculnya geng motor kalau menurut saya diakibatkan pengaruh lingkungan. Remaja yang memang masih labil dan mau mencoba hal baru pastinya gampang buat dipengaruhi," ungkap cowok hobi fotografi ini.

Ungkapan senada diutarakan Nur Izzah Fuad. Menurut dara yang hobi bermain game ini, geng motor itu membuat resah. "Mereka kan sukanya balapan di jalan. Ya, menurutku itu mengganggu masyarakat. Intinya ulah mereka gak patut dicontoh," ungkap siswi kelas X1 SMAN 1 Maros ini.

Ahmar Sulaiman juga gak mau ketinggalan ngasih pendapatnya. Menurut cowok yang hobi sepak bola dan renang ini, genk motor itu diakibatkan pengaruh pergaulan lingkungan sekitar.

"Alhamdulillah kasus genk motor anarkis belum ada di kota saya, tapi harus antisipasi juga," ungkap siswa kelas XI IPA 4 Smansa Maros ini.

Kalau Nur Hidayah siswi kelas X9 SMAN 3 Makassar berpendapat, genk motor itu merugikan sekali, selain tindakan yang memang anarkis mereka juga gak taat peraturan lalu lintas.

"Risih banget deh dengan ulah mereka, karena mereka suka ugal-ugalan di jalan suka nikam orang pokoknya terganggu banget lah dengan perilaku mereka," kata dara kelahiran Makassar 5 Juni 1997 ini.

Hmm terakhir Andi Hidayatul Ummah juga mengaku risih dengan tindakan yang dilakukan oleh gang motor. "Gang motor itu mengganggu lalu lintas.Gak patut dicontoh," ungkap cewek yang berseragam SMPN 17 Makassar ini.

Wah, ada banyak pendapat nih soal geng motor. Rata-rata emang gak setuju ulah mereka. Intinya sih gak usah deh join ke dalam perkumpulan yang menimbulkan efek negatif, mendingan buat kegiatan positif selain dapat teman baru, kita kan juga bisa ikut eksis dan gaul tanpa perlu melakukan tindakan yang gak terpuji. Iya kan?? (*)

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR, Kamis 23 Mei 2013

Perpisahan SMAN 1 Maros

Kendi Ilmu sebagai Simbol Terima Kasih

REZA KAHLIL/FAJAR
PERSEMBAHAN. Fildzah Burhanuddin memberikan persembahan lagu saat penamatan dan perpisahan, Senin, 20 Mei. 

SETELAH melewati rangkaian proses belajar mengajar selama tiga tahun, akhirnya Senin, 20 Mei, siswa kelas tiga SMAN 1 Maros dilepas lewat acara perpisahan dan penamatan angkatan 2013 yang mereka sebut D'Thirteen Knights (Detik).

Bertempat di aula sekolah, 266 siswa kelas XII ditamatkan yang disaksikan guru dan orang tua siswa. Nah, dalam acara tersebut hadir pula kepala bidang kurikulum Disdik Maros, Drs H Ashar Salam MM.

"Buat siswa yang tamat kami ucapkan selamat meninggalkan masa-masa yang indah, kalian sudah meninggalkan bangku SMA. Sekarang saya juga mau tantang kalian dalam waktu tiga setengah tahun kedepan sudah ada yang melapor bahwa kalian sudah menyelesaikan pendidikan," ungkap Ashar di hadapan para siswa.

Dalam acara ini ada satu prosesi yang wajib dilakoni saat pesta penamatan tiap tahunnya. Mereka menyebutnya Kendi ilmu, di mana sekitar 30 siswa berprestasi baik akademik dan non akademik naik ke panggung mengucapkan rasa terima kasinya kepada guru-guru dan orang tua lewat syair.

"Kendi ilmu di sini intinya memberikan semangat kepada adik-adik. Selain itu ini menjadi cara untuk mengungkapkan rasa terima kasih siswa atas jasa-jasa guru mereka," ungkap Drs H Muslimin Zainuddin MPd selaku kepala sekolah.

Nah, ada yang sedikit menyita perhatian nih dari salah satu siswa yang ditamatkan, yakni Fildzah Burhanuddin Top 10 Miss Indonesia 2013 ini juga menjalani proses penamatan kemarin. Fildzah tentunya senang akhirnya bisa menyelesaikan pendidikan di bangku sekolah.  (rza/ars)

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR, Selasa 21 Mei 2013

Ujian Kompetensi SMK Muhammadiyah 2

Bekal Terjun ke Dunia Kerja

REZA KAHLIL/FAJAR
UJIAN KOMPETENSI. Kabid Pendidikan Menengah Disdik Kota Makassar, Ismunandar bersama Direktur PT Sinar Galesong, Felix Tandiawan, melihat peserta ujian kompetensi, Jumat, 17 Mei. 


UNTUK mengetahuai sejauh mana pengetahuan di bidang keterampilan merakit sepeda motor, siswa kelas kemitraan SMK Muhammadiyah 2 Bontoala Makassar mengikuti ujian kompetensi jurusan sepeda motor di PT Sinar Galesong Pratama, Jumat, 17 Mei.

Ujian yang diselenggarakan atas kerjasama SMK Muhammadiyah 2 Bontoala Makassar dan Suzuki ini diikuti sekitar 40 siswa kelas XII jurusan teknik sepeda motor.

Dalam pembukaan Ujian Kompetensi ini turut hadir Kabid Pendidikan Menengah Disdik Kota Makassar, Drs Ismunandar MM, Direktur PT Sinar Galesong, Felix Tandiawan, Dikdasmen wilayah Sulsel dan kota Makassar, Zainuddin MM, kepala SMK Muhammadiyah 2 Bontoala Drs H Natsir MSi dan beberapa elemen sekolah juga turut hadir dalam pembukaan kemarin.

Menurut Drs Ismunandar MM, ujian kompetensi ini bisa memberikan keyakinan kepada dunia industri untuk menerima tamatan yang berkualitas dan siap pakai.

"Ilmu yang didapatkan tidak cukup hanya melalui kegiatan belajar mengajar saja tetapi bagaimana mengenal langsung pertumbuhan industri dari berbagai perusahaan. Selain itu bagaimana akhlak dan mental yang sudah terasah menjadi modal untuk bisa menjalin kerja sama dengan dunia industri. Disinilah peran program ujian kompetensi ini," ungkap Ismunandar.

Nah, Felix Tandiawan direktur PT Sinar Galesong juga mengatakan, jika ujian kompetensi ini diharapkan bisa menjadi standar kompetensi dalam ujian teknik sepeda motor. "Siswa yang punya kompetensi tentunya punya peluang besar karena memang ada standar kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang tenaga mekanik," ujarnya.

Sementara Kepala SMK Muhammadiyah 2 Bontoala Makassar, Drs Natsir MSi mengharapkan siswa bisa memenuhi persyaratan yang diujikan dan memiliki kemampuan yang memang bisa dipakai oleh perusahaan. (rza/ars)

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR, Sabtu 18 Mei 2013

Remaja Taat Aturan Lalin, Peran Ortu Sangat Penting!

AKP Ernawati M
(Regident Satlantas Polrestabes Makassar) 



BAGI sebagian pelajar, taat terhadap peraturan lalu lintas sepertinya masih dianggap sepele. Contohnya saja dengan mengendarai kendaraan padahal sebagian besar pelajar belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Nah, menurut AKP Ernawati M, selaku Regident Satlantas Polrestabes Makassar, hal ini sangatlah membahayakan bagi para pelajar. Apalagi ketika membawa kendaraan di usia yang maih belia.

"Sangat membahayakan karena tingkat emosionalnya dalam berkendara belum bisa dikontrol. Kebanyakan pelajar kan memang membawa kendaraan dengan emosional, makanya banyak yang kecelakaan," ungkapnya.

Nah, Ernawati juga menambahkan, jika masalah ini sebenarnya kembali ke peran orang tua yang memberikan kendaraan kepada anak-anaknya padahal mereka belum cukup umur untuk bisa membawa kendaraan sendiri.

"Untuk masalah ini kita kembalikan ke peran orang tua, kenapa orang tua memberikan kendaraan kepada anaknya padahal sebelum menginjak umur 17 tahun belum boleh membawa kendaraan. Ini akan sangat fatal akibatnya," tutupnya. (rza/ars)

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR, Jumat 17 Mei 2013

Mengenang Masa Sekolah Bukan untuk Ditangisi

REPORTER : REZA KAHLIL -- AKSA ZUGITO
EDITOR : ARSYAD HAKIM



"Tiada masa paling indah masa-masa di sekolah. Tiada kisah paling indah kisah kasih di sekolah" Sobat KeKeR pasti pernah dong dengar penggalan lagu Chrisye tersebut. Emang benar ya, kata orang, masa terindah itu masa sekolah. Nah, kali ini KeKeR bakal ngebahas soal kenangan saat masih duduk di bangku sekolah.

Hampir semua orang pasti mengakui kalau masa SMA adalah masa paling indah dan punya sejuta cerita. Mulai dari melanggar aturan, cerita persahabatan, hingga masa-masa cinta pertama bersemi. Tak heran jika masa SMA selalu menyimpan kenangan yang tak terlupakan.

Nah, sama halnya Febriana Tri Hartina, siswi SMK Teknologi Tri Tunggal 45 Makassar ini punya pengalaman yang gak bakal dilupakan. Doi pernah suka sama salah satu guru muda di sekolahnya.

"Kalau ditanya soal kenangan masa sekolah, yang gak bakal aku lupakan itu pas suka sama salah satu guru muda di sekolah. Yah kita sih sempat dekat, tapi akhirnya dia menikah. Sempat sih sakit hati bahkan gak suka sama pelajaran yang diajarkannya. Heheh," ungkap dara yang hobi desain grafis ini tersenyum.

Kalau Yumi Maizura Azzahrah, siswi SMPN 12 Makassar juga punya pengalaman sendri. Menurut cewek kelahiran Makassar 15 Mei 1998 ini, kenangan masa sekolah gak ada habisnya, bahkan momentnya susah buat dilupakan.

"Pengalaman yang gak bakal aku lupakan tentunya pas lagi ngumpul-ngumpul bareng teman, apalagi kalau ada free class. Biasanya kami tuh seru-seruan bareng, ngemil bareng atau foto-foto bareng, yah sekadar jadi bahan kenangan apalagi kalau udah mau pisah," tutur cewek yang akrab disapa Yumi ini.

Hampir sama yang diungkapkan oleh Yumi, Muhammad Muzammil Ikmal mengakui jika ngumpul bareng teman-teman sekolah adalah moment yang gak bakal dilupakan. "Biasanya kalau udah kumpul kami tuh bikin planning pergi makan-makan, nonton, atau hang out bareng, pokoknya menjelang lulus sekolah kita bakal buat kenangan dulu deh," ungkap siswa SMPN 3 Makassar ini.

Tak ketinggalan juga Sriwahyuni. Menurut siswi SMAN 5 Makassar ini, indahnya persahabatan menjadi warna dalam mengenyam status sebagai seorang pelajar.

"Pastinya bakal kangen deh sama teman-teman pas sekolah, apalagi ntar lagi kan kita bakal pisah," ungkapnya.

Mujadillah Putri juga gak mau kalah buat kasih cerita soal moment yang gak bakal dilupakan selama masa sekolah dulu, menurut siswi kelas XII IPA 4 SMAN 1 Makassar ini, doi pernah ngurus acara-acara yang digelar oleh angkatannya dan saat itu, moment kebersamaan bersama teman bisa menjadi kenangan tersendiri baginya.

Cerita masa sekolah memang gak ada habisnya. Mengenang bukan untuk ditangisi, tapi untuk mengingatkan akan jalan yang mengantar kita hingga berada di masa sekarang. Nah, masa sekolah yang kata orang merupakan masa paling indah emang benar, tapi kita pastinya baru betul-betul merasakannya setelah melewati masa itu. Iya gak Sobat KeKeR??(*)

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR, Kamis 16 Mei 2013

Fotonya @rezakahlil

Fotonya @rezakahlil
Sayami Ini, Inimi Saya