Inilah sedikit catatan tentang saya, apa yang saya alami dan apa yang saya pikirkan.
Pages
Kamis, 25 April 2013
KKE Diikuti Sekolah dari Daerah
MAKASSAR,FAJAR - Antusias sekolah untuk mengikuti pameran koran dinding terbesar di Sulsel, KeKeR Koding Exhibition (KKE) 2013 cukup besar. Hal itu terlihat dalam technical meeting yang digelar oleh panitia KKE di FAJAR Room Graha Pena Lantai 4 Sabtu, 20 April.
Technical meeting ini dihadiri 137 peserta yang mewakili 62 sekolah se-Sulsel. Technical meeting ini membahas semua regulasi lomba. Terdapat sembilan kompetisi yang akan dipertandingkan yakni, Koran Dinding 3 Dimensi, Band Competition, Dance, Jurnalis, Fotografi, Stand Up Commedy, Unique Dress Code, Duta KKE, dan Get Smart.
Ketua panitia KKE, Muhammad Fadhly Ali, mengungkapkan bahwa KKE 2013 ini berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya. Tahun ini kata dia, antusias sekolah untuk mengikuti event ini cukup besar. "Target kami sebenarnya hanya 50 sekolah SMP dan SMA yang ikut, tetapi karena peserta yang membludak, kami juga sempat kewalahan. Tapi kami bersyukur, minat pelajar sangat tinggi untuk ikut dalam kegiatan ini," ungkap Fadhly.
Sekolah dari daerah juga tak ingin ketinggalan, seperti dari Pangkep, Takalar, hingga Kabupaten Bone, juga ikut dalam technical meeting kemarin.Salah satunya, Basri yang merupakan pengajar di SMA Islam Athirah Boarding School Bone, jarak dari Bone ke Makassar yang cukup jauh, tak menyurutkan semangat Basri dan anak didiknya untuk ikut dalam even KKE.
"Say abru tiba dari Bone, technical meeting sangat penting untuk menjdai pegangan kami saat kompetisi nantinya,"ungkap Basri.(rza-ndi/kas)
NB : Terbit di Halaman Metro FAJAR Minggu, 21 April 2013
Dicuekin Sobat Bikin Bete!!
REPORTER: REZA KAHLIL-DIAN KURNIASIH
EDITOR: ARSYAD HAKIM
HARI itu tidak seperti biasanya. Rina melangkah dengan semangat menyapa sahabatnya, Gadis, yang lagi duduk di kelasnya. Namun, saat Rina duduk di sebelah Gadis, sahabatnya itu langsung pergi meninggalkan dirinya tanpa berkata apa-apa. Wah, ada apa ya?? Kok sahabatnya tiba-tiba nyuekin dia. Nah, ada nggak SoKeRs yang pernah mengalami hal seperti itu? Tiba-tiba dicuekin atau malah justru nyuekin sobatnya sendiri.
Melakukan aktivitas bareng sobat tercinta memang menyenangkan. Mulai dari belajar bareng, curhat-curhatan, hang out hingga sama-sama solving problem itu membuat kita menjadi saling membutuhkan satu sama lain. Tapi ada saat-saat di mana hal itu nggak terjadi.
Seperti yang dirasakan Nur Liya, Sobat KeKeR (SokeRs) yang berasal dari SMKN 6 Makassar. Doi pernah punya pengalaman nyuekin sobatnya sendiri. Alasannya, karena Si Sobat hanya ada pada saat butuh bantuan dari dirinya. Bukan hanya itu aja, masalah yang sama yang selalu dibahas juga bikin dia bersikap cuek dengan sobatnya.
"Pernah nyuekin sobat soalnya doi bikin bete kalau butuh aja baru dekat banget, kalau tidak ya cuek bebek atau biasanya karena setiap hari bahas soal yang sama," aku cewek kelas X Jurusan pariwisata ini.
Hal yang sama juga dirasakan salah satu SoKeRs dari SMPN 12 nih. Yup, Nurmuliasneny Musa mengaku biasa bersikap cuek dengan sobatnya karena sifat sobatnya yang terkadang enggan menegur dirinya ketika berpapasan.
"Wah biasa juga sih saya cuek sama sahabat sendiri. Soalnya dia itu orangnya suka "LuDar" sih alias Lupa Daratan. Doi jarang menyapa duluan kalau ketemu," tutur cewek kelahiran Makale, 26 November 1999.
Ada lagi nih cerita soal sikap cuek sahabat. Wendy Parimin, cowok yang masih tercatat sebagai siswa SMK Kartika mengungkapkan jika cuek dengan sahabat adalah hal yang biasa terjadi. Doi pun juga pernah merasakan hal demikian. Baginya, sahabat adalah segalanya walaupun terkadang sahabat melakukan kesalahan
"Saya pernah nyuekin sahabat saya soalnya ada sifatnya yang kurang baik menurut saya. Walaupun begitu, saya tetap bersahabat dengan dia karena kehadiran seorang sahabat itu sangat berarti buat saya," jelas penyuka film Crows Zero ini.
Cerita berbeda datang dari Gelvin Rangga Tanari. Cowok yang sehari-harinya menuntut ilmu di SMAN 18 Makassar, mengaku pernah dicuekin dan juga pernah cuek dengan sahabatnya.
Gak ketinggalan Riska, siswi SMPN 1 Makassar ini juga pernah dicuekin gara-gara salah paham soal pacar. "Dicuekin? Pernah dan rasanya itu gak enak banget!," ungkapnya ke KeKeR.
Nah, guys! Emang sih setiap orang gak ada yang suka dicuekin. Soalnya setiap orang butuh perhatian. Coba deh koreksi diri kamu siapa tahu memang ada kesalahan yang gak kamu sadari sehingga orang bersikap cuek sama kamu. Keep Smile Yah!!(*)
NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR Kamis, 25 April 2013
EDITOR: ARSYAD HAKIM
HARI itu tidak seperti biasanya. Rina melangkah dengan semangat menyapa sahabatnya, Gadis, yang lagi duduk di kelasnya. Namun, saat Rina duduk di sebelah Gadis, sahabatnya itu langsung pergi meninggalkan dirinya tanpa berkata apa-apa. Wah, ada apa ya?? Kok sahabatnya tiba-tiba nyuekin dia. Nah, ada nggak SoKeRs yang pernah mengalami hal seperti itu? Tiba-tiba dicuekin atau malah justru nyuekin sobatnya sendiri.
Melakukan aktivitas bareng sobat tercinta memang menyenangkan. Mulai dari belajar bareng, curhat-curhatan, hang out hingga sama-sama solving problem itu membuat kita menjadi saling membutuhkan satu sama lain. Tapi ada saat-saat di mana hal itu nggak terjadi.
Seperti yang dirasakan Nur Liya, Sobat KeKeR (SokeRs) yang berasal dari SMKN 6 Makassar. Doi pernah punya pengalaman nyuekin sobatnya sendiri. Alasannya, karena Si Sobat hanya ada pada saat butuh bantuan dari dirinya. Bukan hanya itu aja, masalah yang sama yang selalu dibahas juga bikin dia bersikap cuek dengan sobatnya.
"Pernah nyuekin sobat soalnya doi bikin bete kalau butuh aja baru dekat banget, kalau tidak ya cuek bebek atau biasanya karena setiap hari bahas soal yang sama," aku cewek kelas X Jurusan pariwisata ini.
Hal yang sama juga dirasakan salah satu SoKeRs dari SMPN 12 nih. Yup, Nurmuliasneny Musa mengaku biasa bersikap cuek dengan sobatnya karena sifat sobatnya yang terkadang enggan menegur dirinya ketika berpapasan.
"Wah biasa juga sih saya cuek sama sahabat sendiri. Soalnya dia itu orangnya suka "LuDar" sih alias Lupa Daratan. Doi jarang menyapa duluan kalau ketemu," tutur cewek kelahiran Makale, 26 November 1999.
Ada lagi nih cerita soal sikap cuek sahabat. Wendy Parimin, cowok yang masih tercatat sebagai siswa SMK Kartika mengungkapkan jika cuek dengan sahabat adalah hal yang biasa terjadi. Doi pun juga pernah merasakan hal demikian. Baginya, sahabat adalah segalanya walaupun terkadang sahabat melakukan kesalahan
"Saya pernah nyuekin sahabat saya soalnya ada sifatnya yang kurang baik menurut saya. Walaupun begitu, saya tetap bersahabat dengan dia karena kehadiran seorang sahabat itu sangat berarti buat saya," jelas penyuka film Crows Zero ini.
Cerita berbeda datang dari Gelvin Rangga Tanari. Cowok yang sehari-harinya menuntut ilmu di SMAN 18 Makassar, mengaku pernah dicuekin dan juga pernah cuek dengan sahabatnya.
Gak ketinggalan Riska, siswi SMPN 1 Makassar ini juga pernah dicuekin gara-gara salah paham soal pacar. "Dicuekin? Pernah dan rasanya itu gak enak banget!," ungkapnya ke KeKeR.
Nah, guys! Emang sih setiap orang gak ada yang suka dicuekin. Soalnya setiap orang butuh perhatian. Coba deh koreksi diri kamu siapa tahu memang ada kesalahan yang gak kamu sadari sehingga orang bersikap cuek sama kamu. Keep Smile Yah!!(*)
NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR Kamis, 25 April 2013
Technical Meeting KKE 2013
Membludak, Peserta Siap Tampilkan yang Terbaik
REPORTER : REZA KAHLIL - TAMI IRWAN
EDITOR : ARSYAD HAKIM
BERBAGAI kejutan hadir di Technical Meeting KeKeR Kodinf Exhibition (KKE) 2013, Sabtu, 20 April lalu. Tidak hanya antusiasme peserta yang tinggi, peserta dari daerah pun rela datang dari jauh demi mengetahui regulasi seputar kompetisi pameran koran dinding terbesar di Sulsel ini.
Tercatat sekira 62 sekolah akan berpartisipasi dalam even yang akan berlangsung dari 6 hingga 10 Mei di Ballroom Graha Pena Makassar ini. Dian Muhtadiah Hamna, selaku perwakilan dari redaksi Harian Fajar dalam sambutannya mengaku sangat mengapresiasi antusiasme peserta dalam kompetisi ini.
"Melalui kompetisi ini, semoga semua peserta bisa bertarung sebaik mungkin. Karena itu, mengetahui dan memahami peraturan lomba sebelum bertanding, adalah salah satu persiapan yang penting," urai Dian yang juga merupakan redaktur KeKeR Sunday ini.
Ketua Panitia, Muh Fadhly Ali yang tampil menjelaskan seputar aturan sembilan kompetisi yang akan dipertandingkan, yakni Koran Dinding 3D, Duta KKE, Jurnalistik, Fotografi, Band, Dance, Get Smart, Unique Dresscode dan Stand Up Comedy mengaku cukup kewalahan melayani pertanyaan dari sekitar 137 peserta Technical Meeting.
Rezky Syamsuddin, perwakilan dari SMKN 7 Makassar mengaku sangat antusias dalam mengikuti lomba ini. Pengalamannya dalam mengikuti kompetisi ini tahun lalu, menjadi bekal utama untuk menampilkan yang terbaik tahun ini.
"Semoga prestasi kami di KKE tahun ini bisa lebih baik dari tahun kemarin. Kami optimis dalam meraih gelar juara umum tahun ini," urai Ketua OSIS SMKN 7 Makassar ini.
Bukan hanya siswa, Asyikin S.Ag, guru MTSN Model Makassar ini juga turut hadir dalam technical meeting. Asyikin terus melakukan pendampingan siswa mulai dari proses pendaftaran, persiapan hingga dalam kompetisi nantinya.
"Tahun ini adalah kali pertama kami ikut kompetisi KKE. Karena itu berbagai persiapan sudah kami lakukan. Mental siswa juga sudah siap. Kami sudah siap berkompetisi," pungkasnya. (*)
NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR Senin, 22 April 2013
REPORTER : REZA KAHLIL - TAMI IRWAN
EDITOR : ARSYAD HAKIM
BERBAGAI kejutan hadir di Technical Meeting KeKeR Kodinf Exhibition (KKE) 2013, Sabtu, 20 April lalu. Tidak hanya antusiasme peserta yang tinggi, peserta dari daerah pun rela datang dari jauh demi mengetahui regulasi seputar kompetisi pameran koran dinding terbesar di Sulsel ini.
Tercatat sekira 62 sekolah akan berpartisipasi dalam even yang akan berlangsung dari 6 hingga 10 Mei di Ballroom Graha Pena Makassar ini. Dian Muhtadiah Hamna, selaku perwakilan dari redaksi Harian Fajar dalam sambutannya mengaku sangat mengapresiasi antusiasme peserta dalam kompetisi ini.
"Melalui kompetisi ini, semoga semua peserta bisa bertarung sebaik mungkin. Karena itu, mengetahui dan memahami peraturan lomba sebelum bertanding, adalah salah satu persiapan yang penting," urai Dian yang juga merupakan redaktur KeKeR Sunday ini.
Ketua Panitia, Muh Fadhly Ali yang tampil menjelaskan seputar aturan sembilan kompetisi yang akan dipertandingkan, yakni Koran Dinding 3D, Duta KKE, Jurnalistik, Fotografi, Band, Dance, Get Smart, Unique Dresscode dan Stand Up Comedy mengaku cukup kewalahan melayani pertanyaan dari sekitar 137 peserta Technical Meeting.
Rezky Syamsuddin, perwakilan dari SMKN 7 Makassar mengaku sangat antusias dalam mengikuti lomba ini. Pengalamannya dalam mengikuti kompetisi ini tahun lalu, menjadi bekal utama untuk menampilkan yang terbaik tahun ini.
"Semoga prestasi kami di KKE tahun ini bisa lebih baik dari tahun kemarin. Kami optimis dalam meraih gelar juara umum tahun ini," urai Ketua OSIS SMKN 7 Makassar ini.
Bukan hanya siswa, Asyikin S.Ag, guru MTSN Model Makassar ini juga turut hadir dalam technical meeting. Asyikin terus melakukan pendampingan siswa mulai dari proses pendaftaran, persiapan hingga dalam kompetisi nantinya.
"Tahun ini adalah kali pertama kami ikut kompetisi KKE. Karena itu berbagai persiapan sudah kami lakukan. Mental siswa juga sudah siap. Kami sudah siap berkompetisi," pungkasnya. (*)
NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR Senin, 22 April 2013
Prestasi Siswa SMAN 18 Makassar
Si Cantik
yang Jago Kempo
NAMA : Bausari Ishak Putri Muhtar
Lahir : Makassar, 1 Agustus 1995
Sekolah : SMAN 18 Makassar
PRESTASI :
- Juara 2 Kempo Rektor Unhas Cup 2010
- Juara 3 Kempo Popda 2012
- Juara 3 Kempo Rektor Unhas Embu Berpasangan Campuran 2011
- Juara 3 Randori Putri Kelas 51 Kg Popda Antar Pelajar 2013
- Juara 2 Dance Competition Etios Falco Toyota
- Juara 3 Dance Competition Kings Floor
BERAWAL dari kegemarannya menonton film action, Bausari Ishak Putri Muhtar atau yang akrab disapa Putri ini kemudian tertarik menekuni olahraga beladiri. Yaps, Kempo adalah olahraga beladiri yang dipilih si cantik berambut panjang ini.
Selain karena kegemarannya menonton film action. Dara kelahiran Makassar, 1 Agustus 1995 ini menganggap rasa persaudaraan yang dibangun di olahraga ini sangat tinggi.
"Saya suka dengan Kempo sejak kelas 2 SMP, awalnya karena suka nonton film action lama kelamaan saya betah menekuni olahraga ini. Banyak hal deh yang bikin saya tertarik, salah satunya yah persaudaraan yang dibangun memang sangat tinggi," ungkap cewek yang bergabung di UKM Shorinji Kempo Unhas sejak 2009 ini.
Nah, cewek yang juga hobi ngedance ini tak lupa membagikan tips-tipsnya untuk bisa sukses dan berprestasi di usia belia. Kerja keras dan optimis merupakan kunci keberhasilannya.
"Semua berawal dari kegagalan. Pertama kali ikut lomba saya tidak langsung menang. Tapi berkat tekad kuat dan usaha keras, Alhamdulillah saya bisa mengukir prestasi ini," tutur cewek yang akan mengikuti kejuaraan Popnas Kempo Juni mendatang. (rza-dyn/ars)
NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR Sabtu, 20 April 2013
yang Jago Kempo
NAMA : Bausari Ishak Putri Muhtar
Lahir : Makassar, 1 Agustus 1995
Sekolah : SMAN 18 Makassar
PRESTASI :
- Juara 2 Kempo Rektor Unhas Cup 2010
- Juara 3 Kempo Popda 2012
- Juara 3 Kempo Rektor Unhas Embu Berpasangan Campuran 2011
- Juara 3 Randori Putri Kelas 51 Kg Popda Antar Pelajar 2013
- Juara 2 Dance Competition Etios Falco Toyota
- Juara 3 Dance Competition Kings Floor
BERAWAL dari kegemarannya menonton film action, Bausari Ishak Putri Muhtar atau yang akrab disapa Putri ini kemudian tertarik menekuni olahraga beladiri. Yaps, Kempo adalah olahraga beladiri yang dipilih si cantik berambut panjang ini.
Selain karena kegemarannya menonton film action. Dara kelahiran Makassar, 1 Agustus 1995 ini menganggap rasa persaudaraan yang dibangun di olahraga ini sangat tinggi.
"Saya suka dengan Kempo sejak kelas 2 SMP, awalnya karena suka nonton film action lama kelamaan saya betah menekuni olahraga ini. Banyak hal deh yang bikin saya tertarik, salah satunya yah persaudaraan yang dibangun memang sangat tinggi," ungkap cewek yang bergabung di UKM Shorinji Kempo Unhas sejak 2009 ini.
Nah, cewek yang juga hobi ngedance ini tak lupa membagikan tips-tipsnya untuk bisa sukses dan berprestasi di usia belia. Kerja keras dan optimis merupakan kunci keberhasilannya.
"Semua berawal dari kegagalan. Pertama kali ikut lomba saya tidak langsung menang. Tapi berkat tekad kuat dan usaha keras, Alhamdulillah saya bisa mengukir prestasi ini," tutur cewek yang akan mengikuti kejuaraan Popnas Kempo Juni mendatang. (rza-dyn/ars)
NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR Sabtu, 20 April 2013
Jangan Suka Carmuk Deh!
Foto diperagakan oleh Model KeKeR
REPORTER : NURSAN TUNNISA - REZA KAHLIL
EDITOR : ARSYAD HAKIM
DALAM hidup pasti kita dikelilingi oleh berbagai karakter dari teman sepergaulan. Nah, terkadang kita mendapatkan beberapa karakter yang dimiliki oleh teman. Ada yang menurut kita baik namun ada pula ngeselin. Nah, karakter teman yang suka carmuk alias cari muka menurut Sobat KeKeR gimana tuh?
Cari muka alias carmuk bukan orang yang kehilangan muka atau wajahnya lantas nyari muka di toko muka, hihihi. Tapi carmuk di sini yaitu teman atau seseorang yang hanya ingin berbaik hati pada orang yang dianggapnya penting dan dapat memberikan keuntungan padanya. Gak hanya itu loh, mereka juga biasanya suka menjatuhkan kita dihadapan orang yang lagi didekatinya. Ngeselin banget kan?
Nah, kebetulan nih guys, KeKeR membahas tentang teman yang seperti itu. Sobat KeKeR punya tidak teman yang suka carmuk dan bagaimana sih tanggapan kamu tentang si carmuk?
Pengalaman yang seperti itu pernah dirasakan Ayu Triana yang sehari-harinya bersekolah di SMAN 1 Takalar. Menurut cewek yang duduk di kelas X-1 ini, teman carmuk itu bagusnya dihilangkan dari muka bumi ini.
"Punya teman seperti itu, kalau guru menerangkan dia langsung menjawab dengan So'tta (sok tahu) supaya dibilang pintar," cuap cewek yang memilih matematika sebagai pelajaran favoritnya.
Senada dengan Ayu, Nurul Mulianti Ramadhani Polapa siswa kelas XI Administrasi Perkantoran SMKN 1 Makassar juga punya teman seperti itu. "Kalau udah carmuk, doi tiba-tiba ngeselin. Pokoknya sifatnya berubah kalau lagi carmuk. Gak jelas gitu lah pokoknya," ungkap dara yang akrab disapa Nuni ini.
Gak jauh beda dengan dua SoKeRs di atas, Ainun Qalbi Muthmainnah siswi kelas XII AK 1 SMKN 7 Makassar, punya teman seperti itu. Tapi doi sih cuek-cuek aja.
"Punya sih teman seperti itu, kalau si dia udah beraksi kadang aku cuek aja, tapi kadang juga diketawain. Soalnya sikapnya dia keliatan lucu kalau lagi carmuk, hehe," tutur siswi kelahiran Makassar, 23 Agustus 1995 ini.
Lain lagi nih dengan pendapat yang diberikan Ramdhani kelas X-A di SMK Techno Terapan Makassar. Dia bercerita tentang temannya yang carmuk dan menurutnya itu merupakan hal bagus.
"Biasanya teman ku yang carmuk suka tebar pesona dengan sering menyapa-nyapa orang lain. Menurut ku sih, itu bagus karena saling menyapa itu merupakan salah satu kewajiban dari pada menjadi orang angkuh," ujar cowok yang hobi main futsal ini.
Kalau Augtry siswa SMAN 22 Makassar yang punya sifat cuek sih mengaku gak punya teman yang doyan carmuk, soalnya doi jarang tuh mau tanggapi orang lain, orang yang carmuk? Gak ditanggepin loh sama dia.
Nah, itu dia beberapa pendapat SoKeRs soal teman yang doyan cari muka. Tapi menghadapi teman seperti itu, jangan langsung dijauhin atau dianggap orang paling jahat sejagad raya. Cuekin aja dan tunjukin karya atau prestasi kamu yang lebih baik darinya, gimana Sobat KeKeR? (*)
NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR Rabu, 17 April 2013
Pentingnya Dakwah Lewat Tadabur Alam
FOTO : REZA KAHLIL/FAJAR
DAKWAH. Para peserta bersama panitia dan pemateri foto bersama sesaat setelah menerima materi.
SANTRI yang tergabung dalam kelompok tarbiyah Ibnu Al Qa'qa' mengadakan rihlah atau semacam belajar di luar kampus. Ini dilakukan sebagai bukti rasa terima kasih santri kelas XII Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Aman Gombara terhadap almamaternya.
Acara yang digelar di masjid Al-Aqsa kampus Unhas sejak tanggal 10 hingga 12 April lalu ini diisi berbagai rangkaian kegiatan seperti Baksos di kampus Ponpes Darul Aman Gombara, Mabit (Malam Bina Iman dan Takwa), serta tadabur alam.
Nah, kegiatan yang didukung oleh Aliansi Penulis Muda kota Kenari Makassar (Almanar), The Conqueror, Daar El Aman, dan KAMMI Komisariat Unhas ini diikuti sekitar 40 santri yang terdiri dari tingkat SMP dan SMA Ponpes Darul Aman Gombara.
Menurut Sya'ban Sartono Abdullah, salah satu panitia, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesan dan suasana yang berbeda dalam menerima materi.
Dalam mabit yang diadakan Kamis lalu, seluruh santri mendapatkan materi tentang langkah aktivis dan lembaga dakwah sekolah dari pendiri sekaligus dewan syuro Moeslem Gold Generation Club (MGG) NTT Makassar, Ramli Karin Gorang SS MA.
Adi Taqwa, ketua panitia mengharapkan lewat kegiatan ini pemuda muslim bisa kembali semangat dan menyadari akan pentingnya dakwah.(rza/ars)
NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR Selasa, 16 April 2013
Pemkot Merespons Pelajar Magang di Malaysia
MAGANG. Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin dan Project Manager GMGM, Wachyudi Muchsin.
MAKASSAR, FAJAR -- Program magang bagi pelajar SMK di Malaysia yang digagas Gerakan Makassar Gemar Membaca (GMGM) mendapat respons positif perusahaan jamur Malaysia. Hal ini ditandai lewat penandatanganan kerja sama antara perusahaan jamur Ganofarm Malaysia dengan GMGM Makassar.
Untuk tahap awal, perusahaan jamur Malaysia ini akan menerima 10 pelajar SMK selama enam bulan magang di perusahaannya untuk pelajar dengan disiplin ilmu bidang Entrepreneur. Hal ini disampaikan Wachyudi Muchsin, Project Manager GMGM, saat menyampaikan program ini kepada Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, pekan lalu.
Wali Kota, Ilham Arief Sirajuddin, kata Wachyudi, mengungkapkan program ini sebagai terobosan dan meminta Kadis Pendidikan untuk memaksimalkan peluang ini. Untuk itu, pelajar yang akan magang harus diseleksi karena bukan hanya membawa nama Makassar tetapi juga Indonesia.
Wachyudi menjelaskan, program magang yang sudah tiga tahun dirintis GMGM baru menunjukkan hasilnya saat ini. Pada Mei mendatang, owner perusahaan jamur Malaysia menjadwalkan ke Makassar dan bertemu dengan Wali Kota.
"Kita harus mengambil peluang dari program ini karena Makassar satu-satunya daerah yang dipilih perusahaan Malaysia. Apalagi pihak Malaysia siap menanggung akomodasi, penginapan, training dan gaji bulanan serta jaminan kerja bagi pelajar yang ikut magang," bebernya. (rza/ars)
NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR Selasa, 16 April 2013
MAKASSAR, FAJAR -- Program magang bagi pelajar SMK di Malaysia yang digagas Gerakan Makassar Gemar Membaca (GMGM) mendapat respons positif perusahaan jamur Malaysia. Hal ini ditandai lewat penandatanganan kerja sama antara perusahaan jamur Ganofarm Malaysia dengan GMGM Makassar.
Untuk tahap awal, perusahaan jamur Malaysia ini akan menerima 10 pelajar SMK selama enam bulan magang di perusahaannya untuk pelajar dengan disiplin ilmu bidang Entrepreneur. Hal ini disampaikan Wachyudi Muchsin, Project Manager GMGM, saat menyampaikan program ini kepada Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, pekan lalu.
Wali Kota, Ilham Arief Sirajuddin, kata Wachyudi, mengungkapkan program ini sebagai terobosan dan meminta Kadis Pendidikan untuk memaksimalkan peluang ini. Untuk itu, pelajar yang akan magang harus diseleksi karena bukan hanya membawa nama Makassar tetapi juga Indonesia.
Wachyudi menjelaskan, program magang yang sudah tiga tahun dirintis GMGM baru menunjukkan hasilnya saat ini. Pada Mei mendatang, owner perusahaan jamur Malaysia menjadwalkan ke Makassar dan bertemu dengan Wali Kota.
"Kita harus mengambil peluang dari program ini karena Makassar satu-satunya daerah yang dipilih perusahaan Malaysia. Apalagi pihak Malaysia siap menanggung akomodasi, penginapan, training dan gaji bulanan serta jaminan kerja bagi pelajar yang ikut magang," bebernya. (rza/ars)
NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR Selasa, 16 April 2013
Langganan:
Postingan (Atom)
