Pages

Senin, 22 April 2013

Weekend Kemana Yah??

FOTO + NASKAH : REZA KAHLIL + NURUL IZZAH

Weekend?? Siapa yang gak suka dengan weekend waktu dimana bisa bersantai atau sekadar merefresh pikiran dari aktivitas selama seminggu. Nah, ini dia pendapar pelajar, yang menghabiskan weekendnya.

Ulfa Ainun H.
SMPN 3 Makassar




Di Rumah Saja

"Untuk weekend kali ini, saya tidak punya rencana kemana-mana. Ya palingan cuma di rumah saja nikmati hari libur, sambil kumpul dengan keluarga."


--------------------------------------------------------------------------------------------------------- 
Ika Yulianti F.
MAN 2 Model Makassar




Bareng Teman

"Sebenarnya sih tidak ada rencana tertentu mau weekend di mana, tapi kalau memang ada kesempatan, saya lebih suka weekend di pantai bareng keluarga ataupun teman-teman."

-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Alfiah Naufal Zuhrah
SMPN 3 Makassar



Jalan-jalan ke Mal
"Kalau weekend palingan saya sempatkan jalan-jalan di mal, yah walaupun cuma sekadar cuci mata, yang jelas tidak tinggal diam di rumah kan?"

--------------------------------------------------------------------------------------------------------
Aulia Panangngari
SMAN 5 Makassar




Bersih-bersih Rumah
"Weekend? Biasanya sih stay dirumah buat bersih -bersih kan termasuk ritual penting tiap weekend. Habis itu yah nyantai atau pergi hang out bareng teman."

------------------------------------------------------------------------------------------------------
Annisa Reksa
SMAN 9 Makassar




Cuci Pakaian

"Weekend kan biasanya dikenal dengan hari mencuci se-dunia jadi kalau weekend kebanyakan di rumah tapi kalau lagi ada duit ya paling jalan-jalan ke mal."

-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sri Damayanti
SMK Farmasi Yamasi




Bantu Orang Tua

"Hmm kalau weekend sih paling tinggal di rumah buat bantu orang tua, online atau baca novel. Tapi kalau diizinin keluar paling ke rumah teman-teman."

Remaja Hobi Fotografi

FOTO+NASKAH= REZA KAHLIL + AMALIA

Pendapat Pelajar soal Fotografi nih, dimana mereka biasanya hunting foto untuk menyalurkan hobi mereka dalam dunia fotografi. Terbit di Halaman KeKeR Harian FAJAR tanggal 4 April 2013



Sholly Maysyarah
SMAN 16 Makassar




Suka Pantai

"Kalau saya sih sebenarnya lebih suka difoto daripada motret. Dan biasanya teman saya yang hobi motret itu ngajak hunting di pantai dan di sekitaran sekolah."

------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ridho Resky
SMAN 16 Makassar







Taman
   
"Lebih sering hunting di taman sih daripada ditempat yang lain.  Soalnya kalau di taman itu lebih nyaman dan juga saya bisa sekalian refreshing."

----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Rahayu
SMAN 16 Makassar




Baru Belajar

"Berhubung saya baru belajar fotografi jadinya saya masih jarang hunting. Tapi teman-teman saya yang sudah lebih dahulu mendalami fotografi biasanya ngajak huntingnya di tempat yang cozy gitu seperti di cafe."

-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Annisa Desyana
MAN 2 Model Makassar




Akkarena

"Saya suka banget dengan fotografi, kalau hunting foto biasanya aku ke Akkarena kan suasananya keren tuh. Atau kalau mau lebih terkesan sedikit elegan, ya biasanya ke cafe."

---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Adrian Darmasaputra
SMAN 1 Maros





Hunting di Losari

"Kebetulan banget hobiku memang fotografi, jadi biasanya untuk mengisi waktu kosong saya gunakan hunting foto. Dan tempat yang paling saya sering kunjungi untuk mencari angle menarik adalah Pantai Losari."


-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dzakiyyah Marsuqah
SMAN 21 Makassar





Tergantung Tempat

"Saya sih kalau hunting tergantung tempat yang didatangi dan kebetulan bawa kamera aja, entah kenapa rasanya kalau hunting tiba-tiba malah dapat momen bagus."

Tampil Kece dengan Animal Print Face

REPORTER : REZA KAHLIL - AMALIA ZUL HILMI
EDITOR : ARSYAD HAKIM




MUNGKIN saking sukanya sama hewan, kini motif animal print muncul lagi. Trend fashion yang disebut dengan animal print face masih saja tetap diminati apalagi kepada para pencinta fashion. Coba aja deh Sobat KeKeR ke butik atau mal kalau gak percaya masih banyak kok beberapa item yang memajang motif hewan ini. Kalau SoKeRs ada gak sih yang punya koleksi motif ini? Yuk kita tanya langsung.

Animal print face biasanya cenderung digemari oleh cewek-cewek. Maklum, dunia fashion emang paling digemari oleh kaum hawa. Tapi gak nutup kemungkinan cowok-cowok ada juga loh yang suka. Nah, animal print face sendiri merupakan salah satu motif dengan menggunakan objek wajah hewan sebagai motif utamanya, baik itu yang lucu-lucu seperti panda dan kucing atau lebih serem dikit harimau atau burung hantu.

Andi Karmila, siswi SMPN 1 Makassar mengakui, motif ini merupakan motif yang unik jika dipakai remaja. "Kalau dipakai remaja kelihatan unik sih apalagi dengan motif wajah hewan yang lucu-lucu. Soalnya motifnya itu kelihatan lebih ceria gitu," ungkap dara yang hobi membaca ini.

Sama halnya yang diungkapkan Ira Anugerah, siswi kelas X-9 di SMAN 1 Maros ini mengungkapkan animal print face motif yang keren. Dan merupakan salah satu kreasi yang unik.

"Saya sih bukan pengguna motif itu, tapi kalau dilihat-lihat sih keren juga. Apalagi motif ini merupakan salah satu kreasi unik dalam dunia fashion," ungkap siswi kelahiran 2 November 1997 ini.

Gak jauh beda dengan Ira, Sitti Nadia Tri Septiani yang juga siswa SMAN 1 Maros ini berpendapat kalau orang dengan fashion seperti itu kelihatan lebih unik dan lucu. Bahkan bisa memberikan efek positif bagi remaja.

"Pastinya kelihatan lucu dengan motif itu, tapi alangkah bagusnya sih kalau gambar hewannya adalah hewan langka yang dilindungi jadi sekalian bisa menjadi pesan kalau kita harus melestarikan hewan tersebut, jadi bisa memberikan efek positif bagi remaja," tutur siswa kelas XI IPA 1 ini.

Berbeda dengan tiga Sobat KeKeR tadi, Dzakiyyah Marsuqah, siswi SMAN 21 Makassar kurang suka dengan style animal print face. Soalnya, menurut dara yang hobi baca novel dan fotografi ini, motifnya kelihatan lebih ramai.

"Saya pribadi kurang suka motif seperti itu karena kelihatan terlalu ramai, tapi seiring berkembangnya trend fashion, motif seperti itu banyak digandrungi remaja," ungkap siswi kelas XI IPA 4 ini.

Nah, kalau Andi Ukka yang merupakan siswa SMAN 14 Makassar ini berpendapat. Cewek yang pakai baju dengan motif animal print face itu agak berlebihan. "Saya sih suka kalau cewek pakai baju polos, kalau punya motif agak berlebihan sih menurutku," ungkap cowok yang akrab disapa Ito.

Wah, zaman semakin maju. Trend fashion juga semakin banyak. Tinggal kitanya milih mau pakai model atau motif gimana. Tapi jangan sampai salah pilih loh, pilih sesuai bentuk tubuh atau wajah. Jangan sampai awalnya mau tampil cantik tapi malah jadi norak. Kan malu-maluin, heheh. (*)

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR, 3 April 2013

Selasa, 16 April 2013

Tambah Teman Lewat Bimbel

 


BIMBEL alias bimbingan belajar sepertinya bisa menjadi pilihan tepat untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian. Apalagi sebagai siswa yang baik dan ingin maju, tentunya butuh pelajaran tambahan di luar kegiatan sekolah.

Nah, menurut Alhamdani Nur, siswa SMA Wahyu Makassar, doi termasuk siswa yang ikut kegiatan bimbingan belajar. "Bimbel sih kurang lebih sama dengan belajar di sekolah walau bimbel terkesan santai tapi ilmunya juga dapat. Selain itu bimbel juga menjadi salah satu penunjang pelajaran di sekolah," ungkap cowok yang hobi Goes ini.

Nah, sama halnya dengan Noor Inzani Imaniar Hermansyah Tandjung, siswa SMAK Makassar ini, sudah ikut Bimbel sejak duduk di bangku SD. Ia mengaku, mendapatkan banyak manfaat lewat bimbel.

"Dengan ikutan bimbel selain bisa mendapatkan pelajaran tambahan saya juga bisa punya banyak teman. Selain itu lewat bimbel kita juga belajar berinteraksi dengan teman di luar sekolah," ungkap dara hobi basket ini.(rza/ars)

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR, 2 April 2013

Harus Belajar Mandiri





REPORTER: NURSAN TUNNISA - REZA KAHLIL
EDITOR: ARSYAD HAKIM


MAU ini itu, segala sesuatu yang dia inginkan harus selalu ada dan keinginannya harus selalu terpenuhi. Yup, mungkin itu sedikit penjelasan tentang si Anak manja. Gondok juga sih guys, kalau kita punya sohib yang manjanya overdosis.

Gak semua yang kamu mau, mesti dituruti oleh semua orang terlebih kalau manjanya itu sama teman sendiri. Sobat KeKeR punya gak teman yang dijuluki si Anak manja? Bagaimana sih tanggapan kalian tentang Sohib yang manja?.

Cerita pertama datang dari Ananda Lola Syam yang nuntut ilmu di SMAN 21 Makassar. Ananda mengatakan bahwa teman yang manja itu harusnya diajar mandiri sejak dini.

"Saya punya teman manja dan menurutku, teman yang manja itu harus dibiasakan mandiri, tidak bergantung dengan orang lain. Berusaha sendirilah jangan bergantung dengan teman karena kalau teman kita pergi, kan repot," ujar cewek yang duduk di kelas XI IPA 6 ini.

Andi Rosbayanti Putri juga mengaku punya teman yang manja. Siswi kelas XI IPA 5 di SMAN 1 Maros ini mengungkapkan bahwa kita harus memaklumi ketika punya teman yang manja.

"Ya kudu tegas, sarankan dia untuk bisa hidup mandiri. Tapi, jangan terlalu keras ketika menegurnya karena nanti dia tersinggung. Maklumi saja manjanya kan, sifatnya sudah seperti itu," ungkap cewek yang memilih Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran favoritnya.

Hampir sama dengan pendapat yang tadi nih, Melanie Febrianti yang tercatat sebagai siswi kelas VIII B di SMP 1 Lamuru juga berucap bahwa anak manja itu merupakan orang yang belum mandiri.

Masih dari siswi SMPN 1 Lamuru, menurut Fenny Istiasari, kelas VIII ini, orang yang manja itu harusnya bisa mandiri dan tidak bergantung sama orang di sekitarnya. Karena, tidak semua hal yang dia inginkan harus terpenuhi.

Yang terakhir nih guys, pendapat dari Faradhiba Tsani kelas VIII 5 di MTsN Model Makassar. Fara juga punya teman yang manjanya sudah keterlaluan dan itu membuatnya agak sedikit gondok.

"Kemauannya itu harus selalu diikuti, selalu bergantung pada orang lain, padahal hal semacamnya itu sangat tidak baik. Tidak mengajarkan kita untuk mandiri dan terlalu mengandalkan orang lain,"cerita cewek yang ingin jadi dokter dan chef ini.

Mungkin, itu hanya sebagian pendapat dari SoKeRs, bagi kalian yang punya teman dijuluki Si anak manja,  sebaiknya kalian nanggapin positif aja. Anggap dia sedang mencari jati dirinya dan mungkin itu adalah kebiasannya yang harus kita pahami. (*)

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR 28 Maret 2013

Distro Lebih Meremaja


--Sukhi--
 Owner Kings Floor Dance Academy



BELANJA baju? wah sekarang sih udah banyak pilihan. Mau yang desain unik dan kreatif ala anak muda di Distribution Store (Distro) atau yang murah dengan kualitas yang elegan di Department Store bisa dijadikan pilihan.

Nah, menurut Shuki, owner dari Kings Floor Dance Academy ini, antara Distro dan Department Store memiliki kualitas yang hampir sama. Walaupun anak muda kebanyakan belanja bajunya di Distro.

"Pada dasarnya kualitas sama tapi kalau dilihat anak muda memang kebanyakan belanjanya di Distro, soalnya barang yang dijajakan itu limited edition sehingga kecil kemungkinan untuk ketemu orang dengan pakaian yang sama di jalan," ungkap cowok yang juga berprofesi sebagai rapper ini.

Shuki pun menambahkan jika Distro memang menjadi trendsetter utama fashion remaja karena pangsa pasarnya memang remaja. Beda Deppartment Store yang menjajakan produk untuk keluarga. (rza/ars)

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR untuk tema Distro vs Departement Store 27 Maret 2013

HUT Yayasan Bukit ZION

Semakin Matang di Usia 45 Tahun

FOTO : REZA/FAJAR

POTONG KUE. Para petinggi Yayasan Bukit Zion memotong kue sebagai puncak perayaan hari ulang tahun yayasan.

SUASANA ramai terlihat di gedung sekolah Yayasan Bukit Zion, yapps suasana ramai terlihat di gedung tempat SD dan SMA Zion terletak. Seluruh warga yayasan baik pengurus yayasan, guru, siswa, hingga oran tua siswa beramai-ramai menghadiri perayaan HUT Yayasan Bukit Zion ke 45,  Sabtu, 23 Maret lalu.

Berbagai kegiatan dikemas menarik dan diisi oleh siswa sekolah Zion sendiri, seperti penampilan TK Zion yang piawai memainkan angklung, fashion show dari siswa SD, hingga aksi dance ala India dan Harlem Shake serta penampilan Willing Jazz dari siswa SMA. Seluruh hadirin yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini turut terpukau dengan aksi siswa-siswi ini.

Selain penampilan dari siswa acara ulang tahun yang baru pertamakali diselenggarakan secara besar-besaran ini juga diisi dengan kegiatan ibadah dan makan malam bersama, serta penyerahan doorprize bagi tamu yang hadir.

Menurut ketua Majelis Yayasan Bukit Zion, David Gautama, usia yang tidak muda  bisa menjadi simbol kematangan. "Umur 45 tahun harusnya menjadi simbol kematangan, nah untuk itulah diharapkan usia ini bisa berbanding lurus dengan mutu yang telah dihadirkan oleh sekolah," ungkapnya.

Nah, tidak lengkap rasanya jika perayaan ulang tahun tanpa kue ulang tahun. Yapss, pengurus yayasan pun kemudian memotong kue Ultah sebagai simbol puncak perayaan. Tapi bukan hanya itu pihak yayasan juga memberikan kue kepada orang-orang yang telah berjasa bagi yayasan. Seperti para mantan kepala sekolah hingga penjaga sekolah.

Menurut, Dr dr Efendi Lukas sebagai ketua panitia sekaligus ketua yayasan mengharapkan agar Zion mampu melewati tantangan zaman. (rza-ndi/ars)

Selamat Ulang Tahun Yayasan Bukit ZION!! :))

NB : Terbit di Halaman KeKeR FAJAR 27 Maret 2013




Fotonya @rezakahlil

Fotonya @rezakahlil
Sayami Ini, Inimi Saya